Kepala Bappeda dan Litbangda Kabupaten Magelang, Drs. Sugiyono, M.Si saat menjadi pemateri dalam Pembekalan Kuliah Kerja Nyata Tematik Angkatan 46 UM Magelang, di Auditorium Kampus 1. KKN membantu optimalkan potensi wisata.

Daerah

Cara UM Magelang Dukung Pariwisata Daerah

KoMMBes Penggalangan Dana Lombok

MAGELANG – Sebanyak 642 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang, Jawa Tengah dilepas ke masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan 46. Mereka terbagi dalam 471 peserta KKN reguler dan 171 peserta KKN paralel. Keseluruhan itu dibagi 64 kelompok dengan 25 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), masing-masing DPL mengampu 2 sampai 3 kelompok.

“Peserta KKN reguler ditempatkan di Kecamatan Mertoyudan, Srumbung, Kaliangkrik, dan Windusari. Adapun KKN paralel ditempatkan di Kecamatan Magelang Utara, Magelang Tengah, dan Magelang Selatan,” kata Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP3M) UMMagelang, Dr. Heni Setyowati ER, S.Kp,M.Kes.

Pembekalan KKN yang dibuka Rektor UM Magelang Ir. Eko Muh Widodo MT itu, KKN tematik angkatan 46 kali ini masih sama dengan angkatan sebelumnya. Hal itu karena pariwisata merupakan penyumbang devisa kedua terbesar di Indonesia setelah sawit.

“Hal tersebut mendorong LP3M UM Magelang untuk bersinergi dengan beberapa pihak terkait, baik di Kota dan Kabupaten Magelang untuk mengoptimalkan kegiatan KKN bertema pariwisata. Diantaranya, Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, dan Disperindag dan UKM Magelang, ” ujar Heni.

Setelah pembekalan KKN yang diadakan selama dua hari (Kamis dan Jumat 26-27/7/2018), berikutnya peserta KKN akan melakukan survey ke lokasi KKN, presentasi Laporan Rencana Kegiatan (LRK), serta melakukan kegiatan KKN mulai 15 Agustus hingga 15 September 2018.

Sementara itu, Kepala Bappeda dan Litbangda Kabupaten Magelang, Drs. Sugiyono, M.Si berkesempatan menjadi pemateri dalam Pembekalan Kuliah Kerja Nyata Tematik Angkatan 46 UM Magelang, di Auditorium Kampus 1 UM Magelang. Ia mengapresiasi UM Magelang yang mengangkat tema KKN Optimalisasi Pariwisata di Wilayah Magelang sebagai Pendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) .

“Hal tersebut sejalan dengan misi Kabupaten Magelang dalam meningkatkan potensi pariwisata,” tegas Sugiyono.

Menurut dia, Kabupaten Magelang memiliki tiga potensi unggulan, yakni pertanian, industri, dan pariwisata. Ketiga sektor tersebut saling menguatkan dan mendukung. Sehingga, muncul sektor agro wisata juga industri wisata.

Saat ini Kabupaten Magelang tengah gencar mengembangkan kawasan wisata, seperti misalnya wisata religi di Masjid An Nur Sawitan yang akan dijadikan Islamic Center. Selain itu, juga rencana pembuatan Taman Anggrek di area Candi Mendut, serta alun-alun mini di Lapangan Soepardi Magelang.

“Termasuk juga menganggarkan dana Rp 10 Miliar untuk obyek wisata Kali Bening,” jelasnya.

Apa Tanggapan Anda ?