Nasional

Makna Dibalik Taruna Akmil Rayakan Tradisi Pesta Air

MAGELANG - Para taruna - taruni Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah memiliki tradisi Pesta Air. Mereka digebyur dengan air dan disaksikan langsung warga sekitar Lembah Tidar Magelang. Meski berbasah - basahan, mereka tetap riang gembira saling melempar air.

Acara tradisi korps Taruna berupa pesta air ini berlaku bagi calon Perwira Remaja (Capaja) Akmil di lapangan Rw 13 Komplek Pancaarga 1 Magelang. Pesta Air dipimpin langsung Gubernur Akmil Mayor Jenderal TNI Eka Wiharsa dan dihadiri Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi, SE, Ketua dan Pengurus Persit KCK Cabang BS Akmil maupun lainnya. Pesta air juga disaksikan warga di sekitar Komplek Pancaarga.

Begitu besarnya manfaat air bagi kehidupan umat manusia, sehingga Korps Taruna Akmil menjadikan Pesta Air sebagai Tradisi Korps Taruna. Ini merupakan simbol yang penuh makna, untuk membersihkan diri dari segala kekeliruan dan kekhilafan yang dilakukan oleh para Capaja selama mengikuti pendidikan dan latihan di Akademi Militer.

“Perlu disadari, bahwa saat ini bangsa dan negara membutuhkan Perwira-perwira TNI yang tidak hanya profesional. Tetapi juga memiliki jiwa kejuangan, berkarakter dan mempunyai moral yang baik, serta bersih dan jernih bagaikan air,” kata Gubernur Akmil.

Ia berharap agar para Capaja bisa menjadi seorang perwira yang dapat melaksanakan tugas dengan baik. Tidak menyimpang dari aturan hukum yang berlaku. Serta, senantiasa mengutamakan moral dengan dilandasi keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.

"Sehingga dapat dijadikan barometer dan tolok ukur. Serta dapat menjadi contoh dan panutan bagi anak buahnya di satuan serta masyarakat di lingkungan tempat bertugas," jelasnya.

Salah satu taruna disiram air saat melangsungkan tradisi Pesta Air.

Dijelaskan bahwa, air mempunyai fungsi dan manfaat serta karakteristik yang baik untuk digunakan dan dicontoh bagi kelangsungan kehidupan umat manusia. Disamping merupakan sumber kehidupan, air juga merupakan sarana untuk  membersihkan diri dari berbagai kotoran dan noda yang ada.

Selain itu, di dunia militer para ahli strategi mengungkapkan, bahwa strategi yang paling efektif dalam setiap pertempuran adalah strategi yang mencontoh sifat air.

"Yakni cepat beradaptasi menyesuaikan diri dengan bentuk-bentuk medan yang  dihadapi,” tegas Mayjen TNI Eka Wiharsa.

Apa Tanggapan Anda ?