Saat siswa mengamati tanaman di lingkungan sekolah.

Opini

Rentetan Manfaat Taman, di Lingkungan Sekolah


Siedoo, SEKOLAH merupakan tempat yang digunakan para siswa untuk belajar dan menuntut ilmu. Sekolah, berupa bangunan yang didirikan, beserta fasilitas-fasilitasnya.

Menurut Menteri Pendidikan pertama Indonesia Suwardi Suryaningrat atau lebih dikenal dengan nama Ki Hadjar Dewantara, sekolah adalah tempat belajar yang menyenangkan. Oleh karena itu, sekolah haruslah disediakan fasilitas serta sarana yang dapat menunjang proses belajar para siswa.

Fasilitas yang umum seperti perpustakaan, laboratorium, lapangan olahraga, dan sebagainya. Selain sarana dan fasilitas yang memadai, sekolah juga memerlukan lingkungan yang nyaman bagi para siswanya. Untuk itu, dapat juga disediakan taman yang berada di dalam sekolah, yang biasa disebut taman sekolah. Sedangkan kegiatannya disebut tamanisasi sekolah.

Tidak jarang, sekolah yang menyediakan sarana yang berupa taman sekolah. Akan tetapi, masih banyak juga sekolah yang belum mempunyai taman di sekolahnya. Hal itu, dapat disebabkan oleh beberapa hal. Antara lain minimnya dana untuk pembuatan taman sekolah, atau juga bisa dari pihak sekolah yang masih kurang memperhatikan pentingnya tamanisasi sekolah.

Tamanisasi merupakan salah satu kegiatan yang menyediakan fasilitas untuk mendukung dalam proses pembelajaran bagi siswa. Tamanisasi sekolah mempunyai beberapa manfaat, bagi sekolah, yaitu untuk memperindah lingkungan sekolah dan memberi rasa sejuk, karena dikelilingi oleh tanaman yang indah. Taman sekolah dapat memberi motivasi belajar kepada para siswa karena dengan lingkungan sekolah yang indah dan sejuk, mereka akan merasa betah dan bersemangat untuk belajar.

Selain itu, juga untuk menambah kegiatan lain bagi siswa agar dapat merawat dan memelihara tanaman yang ada di lingkungan sekolah mereka. Dengan demikian, akan menumbuhkan rasa cinta dan peduli terhadap lingkungan. Terutama pada tanaman serta menumbuhkan rasa keindahan dan kebersihan lingkungan bagi para siswa.

Taman di sekolah bisa dimanfaatkan para siswa sebagai tempat untuk belajar, membaca buku, berdiskusi dengan teman, dan lain sebagainya karena tempatnya yang nyaman, indah, dan sejuk. Siswa tidak akan merasa jenuh karena terlalu lama berada di kelas. Untuk itu, diperlukan peran dari para pihak sekolah dalam rangka tamanisasi di sekolah guna mendukung proses belajar mengajar siswa dan meningkatkan motivasi belajar siswa di sekolah.

Hal itu telah dibuktikan penulis, di SD Negeri Growong, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Dipimpin kepala Sekolah, Isma’il SPd, SD Negeri Growong gencar melaksanakan tamanisasi. Dengan Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) kepala sekolah, tamanisasi dilaksanakan secara terprogram.

Tujuan utama yaitu untuk memperindah sekolah. Dengan indahnya lingkungan sekolah, diharapkan mampu memberi motivasi siswa untuk lebih giat belajar guna meningkatkan prestasi mereka.
Kegiatan tamanisasi dimulai dengan mempersiapkan tempat yang digunakan sebagai taman sekolah.

Para siswa ikut dilibatkan dengan cara membawa bunga atau tanaman dari rumah. Tanaman yang dibawa siswa seperti berbagai tananam bunga, cabai, terong, kacang hijau, dan lain-lain.

Humus dan pupuk organik pun dibawa siswa dari rumah. Perawatan taman sekolah bisa diterapkan dengan cara piket siswa. Hal ini untuk melatih rasa tanggung jawab, rasa memiliki, dan kerjasama antarsiswa.

Begitu penting dan manfaatnya taman sekolah, diharapkan bisa dikembangkan pula di sekolah lain di berbagai tingkat. Terlebih, bagi sekolah yang berada di perkotaan, di mana ruang terbuka hijau jarang ditemui. Sangat berbeda dengan lingkungan sekolah di pedesaan seperti SD Negeri Growong yang masih kaya dengan oksigen dari tanaman pegunungan.

 

 

*Ifan Mustika Rinaldi, M.Pd
Guru SD Negeri Growong, Kecamatan Tempuran,
Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah.

Apa Tanggapan Anda ?
Ads Samanata