Ilustrasi betapa pentingnya pendidikan lingkungan sejak dini. Foto : SMP N 1 Martapura

Opini

Pentingnya Menanamkan Pendidikan Lingkungan Hidup Sejak Dini

SMK Muhammadiyah 2 Muntilan

Siedoo, Bumi telah tercipta jutaan tahun yang lalu, mengalami begitu banyak proses pembentukan dan perubahan sampai keadaannya seperti sekarang ini. Bumi sebagai tempat tinggal jutaan organisme yang ada. Termasuk manusia di dalamnya. Namun, seringkali manusia terlalu serakah dalam memanfaatkan bumi.

Manusia mengambil banyak manfaat dari bumi. Tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan hidup di sekitarnya.

Lingkungan hidup merupakan kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup. Termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. (UU Nomor 32 Tahun 2009, Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup).

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa keadaan bumi semakin hari semakin rusak dan sekarat. Eksplorasi Sumber Daya Alam (SDA) dilakukan secara besar-besaran. Kegiatan industri yang menghasilkan limbah dan polutan yang terlampau banyak, penggunaan kendaraan bermotor yang berlebihan, serta konsumsi energi yang kurang bijak, semakin memperparah kerusakan lingkungan di bumi.

Bumi yang dulunya merupakan planet yang sangat ideal sebagai tempat hidup manusia dan organisme lainnya, kini semakin hari semakin tidak ideal. Daya dukung lingkungan semakin menurun. Akibatnya, semakin berkurang kemampuan alam dalam menyediakan kebutuhan bagi manusia.

Serta, banyak terjadi bencana dan munculnya berbagai penyakit baru berkaitan dengan tercemarnya udara, air, dan tanah. Oleh sebab itu, pendidikan lingkungan hidup sangat dibutuhkan dan harus diberikan kepada anak sejak dini. Ini agar mereka mengerti, bagaimana pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan hidup disamping pemanfaatannya.

Pendidikan lingkungan hidup sendiri menurut konvensi Unesco (1997) di Tbilisi dalam Sudaryanti (2009), merupakan suatu proses yang bertujuan untuk menciptakan suatu masyarakat dunia yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masalah-masalah yang terkait didalamnya. Serta, memiliki pengetahuan, motivasi, komitmen dari keterampilan untuk bekerja.

Baik secara perorangan maupun kolektif dalam mencari alternatif atau memberi solusi terhadap permasalahan lingkungan hidup yang ada sekarang. Dan, untuk menghindari timbulnya masalah-masalah lingkungan hidup yang baru.

Selanjutnya, tujuan dari pendidikan lingkungan hidup, pada dasarnya untuk mengubah perilaku individu menjadi perilaku yang positif terhadap lingkungan (perilaku ramah lingkungan). (Meilani, 2011). Pelaksanaan pendidikan lingkungan hidup dapat dilakukukan dengan cara terjun langsung ke lapangan.

Atau dengan kata lain, anak langsung mempraktekkan bagaimana cara menjaga kelestarian lingkungan.

Dengan terjun langsung atau mempraktekkan secara langsung pelestarian lingkungan hidup sejak dini, maka anak akan terbiasa berpikir dan bertindak untuk melakukan segala kegiatan atau aktivitasnya dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Melalui pendidikan lingkungan hidup sejak dini itu, maka ke depan diharapkan manusia dapat lebih memperhatikan kelestarian lingkungan dalam memanfaatkan sumber daya alam yang ada di sekitarnya.

Sehingga, tercipta pembangunan berkelanjutan. Demi tersedianya sumber daya alam bagi generasi yang akan datang.

*Penulis Erna Setyawati
Alumni Sarjana Mendidik di Daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal (SM3T) dari Temanggung, Jawa Tengah.

Apa Tanggapan Anda ?