SAMBUTAN. Wakil Wali Kota Magelang KH. M. Mansyur saat menyampaikan sambutan. (foto: prokompimkotamgl)
Siedoo.com - SAMBUTAN. Wakil Wali Kota Magelang KH. M. Mansyur saat menyampaikan sambutan. (foto: prokompimkotamgl)
Daerah

Tim Field Evaluation Kelurahan Cantik Kunjungi Kelurahan Tidar Selatan, Dalam Rangka Apa?

MAGELANG, siedoo.com – Tim Field Evaluation Kelurahan Cantik dari Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) melakukan kunjungan lapangan di Kelurahan Tidar Selatan, Kota Magelang, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

———

Hal itu dilakukan karena Kelurahan Tidar Selatan masuk 20 besar evaluasi Kelurahan Cinta Statistik (Kelurahan Cantik) tingkat nasional tahun 2023.

Kedatangan tim untuk meninjau kualitas implementasi kelurahan cantik di Tidar Selatan Kota Magelang serta sebagai bentuk komitmen untuk mewujudkan Satu Data Indonesia.

Tim Evaluator dari BPS RI, Tri Windiarto menyampaikan, Kelurahan Tidar Selatan masuk dalam Top 20 terbaik dari 230 desa/kelurahan cantik skala nasional.

“Nantinya, hasil penilaian dari Tim BPS RI hanya akan terpilih 10 Desa/Kelurahan yang akan menjadi penerima penghargaan Desa/Kelurahan Cantik,” katanya.

Wakil Wali Kota Magelang, Kepala BPS Kota Magelang, Kepala Diskominsta selaku walidata serta Koordinator Forum Satu Data Kota Magelang turut hadir untuk melakukan pendampingan terkait kegiatan ini.

Kepala Diskominsta Kota Magelang, Muchamad Abdul Azis mengatakan penilaian Kelurahan Cantik dimaksudkan untuk mendorong pemanfaatan data faktual, guna menunjang pengentasan kemiskinan di kelurahan.

“Aspek penilaian di antaranya tata kelola dan kapasitas data, serta penggunaannya,”terangnya.

Keberhasilan ini mendapatkan apresiasi penuh Wakil Wali Kota Magelang KH. M. Mansyur.

Mansyur menuturkan capaian ini menunjukan kesungguhan dan komitmen Pemerintah Kota Magelang khususnya Kelurahan Tidar Selatan serta Perangkat Daerah terkait yang telah berkolaborasi dalam mengelola dan memanfaatkan data sektoral untuk Perencanaan Pembangunan di kelurahan yang lebih tepat sasaran.

“Implementasi satu data di Kota Magelang sudah sampai level Rukun Tetangga (RT) khususnya dalam program pemberdayaan Masyarakat Maju, Sehat, dan Bahagia (Rodanya Masbagia) melalui pengumpulan data profil RT dalam penyususnan rencana kegiatan Masyarakat (RKM) yang menjadi dasar alokasi kegiatan dan anggaran,” paparnya. (prokompim/kotamgl/siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?