DINAS. Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang di Jalan Alibasah Sentot Prawirodirjo No 6. (foto: disdikbudkotamagelan)
Siedoo.com - DINAS. Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang di Jalan Alibasah Sentot Prawirodirjo No 6. (foto: disdikbudkotamagelan)
Daerah

Persoalan ATS di Kota Magelang Perlu Ditangani Lintas Sektoral

MAGELANG, siedoo.com – Permasalahan Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kota Magelang perlu penanganan lintas sektor atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tergantung penyebabnya. Berikut penjelasan dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat.

———

Kepala Disdikbud Kota Magelang, Imam Baihaqi mengatakan, jika karena motivasi, maka ditangani Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP4KB).

Selanjutnya, jika dikarenakan masalah ekonomi maka ditangani oleh Dinas Sosial (Dinsos).

“Kita ada tim penanganan ATS. Persoalan ini memang sebaiknya diselesaikan bersama, tidak hanya Dinas Pendidikan saja, tapi juga Dispora, Dinsos, DP4KB dan lainnya,” kata Imam.

Ia menyebutkan ada 55 ATS di wilayah Kota Magelang, namun beberapa sudah diselesaikan. Faktor yang menyebabkan ATS rata-rata karena motivasi, masalah keluarga, sudah bekerja, disabilitas yang perlu penanganan khusus dan sebagainya.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan pertemuan kepsek tingkat SD dan SMP se-Kota Magelang di Pendopo Pengabdian rumjab Wali Kota Magelang, Senin (10/7/2023).

Dijelaskan pertemuan tersebut merupakan wadah komunikasi antara Wali Kota Magelang dan Kepala Sekolah.

Hal-hal yang dikomunikasikan diantaranya terkait dengan pengaruh handphone (HP) terhadap karakter anak.

“Pertama kaitannya dengan HP dan karakter anak. Saat ini HP mempengaruhi karakter anak. Kemudian bagaimana pengaruhnya kalau pakai HP atau tidak pakai HP saat pembelajaran dan sebagainya,” papar Imam. (prokompim/kotamgl/siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?