PPDI. Bupati Magelang Zaenal Arifin saat menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan (Borobudur, Muntilan, Windusari) masa bakti 2023-2028. (foto: prokompimkabmgl)
Siedoo.com - PPDI. Bupati Magelang Zaenal Arifin saat menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan (Borobudur, Muntilan, Windusari) masa bakti 2023-2028. (foto: prokompimkabmgl)
Daerah

Bupati Magelang: Perangkat Desa Memegang Peran Strategis Dalam Pembangunan

MAGELANG, siedoo.com – Bupati Magelang Zaenal Arifin menyampaikan sesuai Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa beserta peraturan pelaksanaannya, secara langsung telah menuntut kinerja Pemerintahan Desa agar semakin baik dan akuntabel, maka untuk merespon tuntutan ini, perlu didukung oleh unsur perangkat desa yang professional dan mempunyai kompetensi dibidangnya.

“Hal ini perlu kami sampaikan kepada perangkat desa, karena dalam sistem penyelenggaraan Pemerintahan di negara kita, dalam hal ini Perangkat Desa, merupakan unsur sekaligus garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sehingga, kualitas pelayanan publik pun sangat bergantung dan dipengaruhi oleh kinerja dari unsur perangkat desa,” kata Zaenal Arifin.

Hal itu disampaikan saat menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan (Borobudur, Muntilan, Windusari) masa Bhakti 2023-2028 di Aula Gedung Pasar Tani, Desa Tegalarum, Kecamatan Borobudur, Kamis (11/5/2023).

Sejalan dengan semangat pelaksanaan otonomi daerah, saat ini para Perangkat Desa dituntut untuk lebih aspiratif, kreatif, inovatif dan cepat tanggap terhadap perkembangan situasi dan kondisi dalam kehidupan masyarakat. Unsur perangkat desa diharapkan juga bisa memegang peran strategis dalam menentukan sukses dan lancarnya pembangunan di desa.

“Oleh karena itu kami mengharapkan agar para perangkat desa di Kabupaten Magelang dapat membangun komunikasi lebih intensif lagi, sehingga setiap kali timbul permasalahan bisa segera mencari jalan keluar dari permasalahan tersebut,” harapnya.

Di sisi lain, Zaenal juga menghimbau agar para perangkat desa bersama OPD terkait perlu menjalin koordinasi yang baik utamanya dalam merencanakan pembangunan di Desa karena bagaimanapun matrik pembangunan berawal dari Desa, yang ditindaklanjuti oleh Camat kemudian disampaikan ke Kabupaten.

“Jangan sampai ada miskomunikasi, dengan begitu program pembangunan yang sudah di agendakan bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan waktu yang telah dijadwalkan,” tuturnya.

Baca Juga :  MBS SMA Mutual Jadi Wadah Pengembangan Bakat dan Prestasi

Sementara Ketua PPDI Kabupaten Magelang, Kuswandi sangat mengapresiasi atas kehadiran Bupati Magelang pada acara pengukuhan PPDI Kecamatan Borobudur, Muntilan dan Windusari ini.

Ia menyampaikan hingga hari ini telah terdapat 11 kecamatan yang sudah melakukan pelantikan PPDI dan sudah memiliki SK.

“Insyaallah tahun 2023, pengurus PPDI Kecamatan se Kabupaten Magelang sudah mempunyai SK,” ungkap, Kuswandi.

Kuswandi juga melaporkan anggota PPDI Kabupaten Magelang saat ini berjumlah 3.876 anggota. Namun demikian masih ada 2 Kecamatan yang masih belum melaksanakan Muskercab, yaitu Kecamatan Ngablak dan Kecamatan Srumbung. (prokompim/kotamgl/siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?