HUT. Festival Kemerdekaan HUT Kemerdekaan RI ke-77 di SMP Mutual Kota Magelang. (foto: istimewa)
Siedoo.com - HUT. Festival Kemerdekaan HUT Kemerdekaan RI ke-77 di SMP Mutual Kota Magelang. (foto: istimewa)
Pendidikan

HUT Kemerdekaan, SMP Mutual Kota Magelang Suguhkan Grebeg Gethuk, Ini Pesan yang Disampaikan

MAGELANG, siedoo.com – Kemeriahan HUT Kemerdekaan RI ke-77 menyeluruh ke berbagai titik di wilayah negara ini. Termasuk juga di SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan pun dilakukan mulai Grebeg Gethuk hingga perlombaan.

Kepala SMP Mutual, Wasi’un menyampaikan dalam upacara peringatan 17 Agustus diikuti dengan Grebeg Getuk. Ini menjadi bagian dari nguri-nguri makanan tradisional khas Magelang di tengah gempuran makanan kekinian. Anak-anak sekarang sudah jarang menikmati makanan tradisional. Mereka lebih mengenal makanan-makanan fast food yang dianggap lebih modern.

“Jangan sampai generasi sekarang lupa dengan makanan tradisional seperti getuk yang berbahan ketela dan dulu menjadi makanan pokok,” ungkapnya Jumat (19/8/2022).

Dirinya juga mengapresiasi karya drama para siswa tentang kemerdekaan. Mereka mengemas menjadi sebuah karya yang mampu menjadi defleksi Kemerdekaan.

“Ini cara kami agar para generasi muda dapat mengingat para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa indonesia. Sebuah literasi sejarah yang tak boleh dikaburkan,” pungkasnya.

Setelah upacara dan Grebeg Gethuk, siswa di sekolah tersebut tak ketinggalan mengikuti perlombaan, yang dilaksanakan tiga hari berturut-turut sejak 17 Agustus 2022.

“Diawali dengan upacara dan grebek getuk sampai dengan parade drama sebagai bagian dari literasi sejarah. Diharapkan, moment ini menjadi ajang refleksi dan mengingatkan sejarah kemerdekaan,” ujar ketua panitia, Dwi Dedi.

Dikatakan, kegiatan lomba berbasis kelompok untuk mengasah kerjasama, lomba menghias kelas dan juga puncaknya adalah penampilan drama perwakilan kelas.

“Semoga dengan adanya semarak kemerdekaan ini mampu menanamkan jiwa nasionalisme pada diri siswa. Mereka dituntut belajar kembali tentang sejarah kemerdekaan yang dituangkan dalam skenario narasi drama,” tambahnya. (siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?