MEMBUKA. Bupati Magelang diwakili Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang Imam Basori, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Uswatun Hasanah beserta Kepala OPD Terkait, dan Forkompimcam Borobudur membuka kegiatan Borobudur Night Carnival. (foto: ist)
Siedoo.com - MEMBUKA. Bupati Magelang diwakili Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang Imam Basori, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Uswatun Hasanah beserta Kepala OPD Terkait, dan Forkompimcam Borobudur membuka kegiatan Borobudur Night Carnival. (foto: ist)
Daerah

Meriahnya Borobudur Night Carnival 2022, Mulai Semarang hingga Demak Turut Andil

MAGELANG, siedoo.com – Borobudur Night Carnival dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-77 di Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah berlangsung meriah, Sabtu (27/8/2022) malam.

Kesempatan itu diikuti 38 peserta. Yakni, 11 peserta dari Kabupaten dan Kota se-Jawa Tengah dan 27 dari desa dan Instansi Kecamatan Borobudur.

Daerah tersebut diantaranya meliputi Kabupaten Demak, Kota Salatiga, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Pemalang, Kota Semarang, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Semarang, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Purworejo, dan Kabupaten Cilacap.

Rutenya dari lapangan Kujon, melewati jalan Medang Kawulan dan berakhir di terminal Borobudur. Ribuan orang tumpah ruah di sepanjang rute yang dilalui acara tersebut.

Sebagai pembuka pasukan Paskibraka, disusul kontingen dari Kota Semarang yang membawakan Tari Warak Ngendog. Dilanjutkan kontingen dari Kabupaten Pemalang yang memeragakan Pesona Kain Goyor. Kontingen dari Kabupaten Banjarnegara kemudian menyusul dengan Tari Kidung Serayu, Kabupaten Demak dengan Dadung Awuk dan sebagainya.

“Kita mulai di tahun 2022. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk kemajuan Borobudur, kemajuan Kabupaten Magelang dan kemajuan bangsa kita,” kata Camat Borobudur Subiyanto.

Subiyanto berharap walaupun sampai saat ini masih ada pandemi covid-19, pihaknya tetap mencoba untuk tetap menjalankan geliat ekonomi masyarakat. Harapannya nantinya bisa menjadi event tahunan yang menggelorakan wisata di Borobudur.

Ia menambah penyelenggaraan Borobudur Night Carnival ini tetap mematuhi protokol kesehatan, semua peserta diwajibkan untuk vaksin booster.

“Untuk penonton sendiri bisa menjaga jarak dan memakai masker,” tandasnya.

Bupati Magelang diwakili Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang Imam Basori, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Uswatun Hasanah beserta Kepala OPD Terkait, dan Forkompimcam Borobudur membuka kegiatan tersebut.

Disampaikan, pariwisata mempunyai karakteristik pelestarian alam, budaya dan seni yang apabila semakin dilestarikan akan mampu mensejahterakan masyarakat di sekitar lokasi pariwisata. Borobudur Night Carnival yang diselenggarakan ini bisa membangkitkan dan menggairahkan kesenian lokal dan UMKM, yang merupakan salah satu modal utama kepariwisataan.

Baca Juga :  Dukung Wisata Internasional, Siswa SD Kampanyekan Kebersihan di Kawasan Candi Borobudur

Menurutnya, UMKM yang merupakan cikal bakal dari tumbuhnya usaha besar, juga berperan sebagai pendistribusian hasil-hasil pembangunan, mengembangkan dunia usaha, dan penambahan APBN dan APBD melalui perpajakan.

“Sehingga pengembangan UMKM harus dilaksanakan secara terintegrasi dengan pembangunan ekonomi nasional dan berkesinambungan,” katanya.

Oleh karena itu diterbitkan pula Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Magelang Nomor 9 Tahun 2017 tentang Pemberdayaan Usaha Mikro, yang regulasi tersebut diharapkan bisa memberikan perlindungan dan manfaat untuk masyarakat pelaku bisnis pada umumnya dan pelaku UMKM pada khususnya.

Kebijakan ini dilakukan karena Pemerintah Kabupaten Magelang memandang UMKM memiliki peran dan kedudukan yang strategis sebagai kegiatan usaha yang mampu memperluas lapangan kerja, memberikan pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat, dan mampu berperan dalam proses pemerataan dan peningkatan pendapatan.

Ia berharap melalui acara ini dapat dijadikan momentum untuk berbagai pengalaman sesama pelaku usaha serta motivasi, inovasi kepada pelaku UMKM salah satunya dengan memanfaatkan era digital saat ini dan bisa terus semangat. (siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?