DITUTUP. ASEAN Para Games XI ditutup di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (06/8/2022) malam. (foto: jatengprov)
Siedoo.com - DITUTUP. ASEAN Para Games XI ditutup di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (06/8/2022) malam. (foto: jatengprov)
Internasional

Indonesia Juara Umum ASEAN Para Games XI, Ini Medali yang Dikantongi

SURAKARTA – Indonesia berhasil menjadi Juara Umum ASEAN Para Games XI di Surakarta yang digelar selama sebulan terakhir ini. Kontingen dari negara yang terdiri atas puluhan ribu pulau ini mengantongi 175 medali emas, 144 medali perak, dan 106 medali perunggu. Totalnya 425 medali.

“Sukses penyelenggaraan sudah selesai, sukses prestasi kita juara umum, sukses ekonomi daerah kegiatan ini menggairahkan ekonomi di Solo Raya dan Jawa Tengah. Kita masih tunggu untuk sukses keempat, yaitu sukses administrasi, karena ini menggunakan uang APBN. Nanti akan kami informasikan setelah selesai audit,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainudin Amali.

Gelaran tingkat internasional tersebut ditutup di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (06/08/2022) malam.

Kegiatan yang bertemakan “Striving for Equality” ini diikuti oleh 1.907 orang. Terdiri dari 1.248 atlet dan 659 ofisial dari 11 negara ASEAN. APG 2022 mempertandingkan 14 cabang olahraga dengan 457 nomor pertandingan yang memperebutkan 1.260 medali baik emas, perak, dan perunggu.

Diketahui, Vietnam sebelumnya ditunjuk sebagai tuan rumah untuk event tahun ini. Namun, beberapa bulan sebelum event digelar, mereka menyatakan tidak sanggup dan mundur sebagai tuan rumah. Indonesia kemudian mengambil alih tanggung jawab tersebut.

“Indonesia punya pengalaman menggelar event sama tahun 2011, juga di Surakarta. Pengalaman itu membuat Indonesia sukses menyelenggarakan ASEAN Para Games XI ini dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, atas arahan dan dukungannya,” kata Menpora.

Ia menambahkan, ada empat target kesuksesan yang dicanangkan dalam penyelenggaraan ini. Yaitu sukses penyelenggaraan, prestasi, ekonomi, dan administrasi. Dari empat itu tiga target sudah tercapai.

Baca Juga :  Hobi Defia, Peraih Emas, Berbalik dengan Prestasinya

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, kesuksesan penyelenggaraan ASEAN Para Games 2022 tersebut merupakan keberanian pemerintah Indonesia dalam mengambil keputusan. Keberanian itu yang kemudian akan dicontoh banyak negara lain untuk menggelar event internasional.

“Sekjen organisasinya (ASEAN Para Sport Federation) bicara sama saya, banyak negara yang akan belajar dari keberanian Indonesia. Karena dalam waktu cepat, dengan pengelolaan yang relatif bagus. Bangga juga kita disampaikan itu,” kata Ganjar.

Ganjar menjelaskan, keberhasilan menggelar ASEAN Para Games 2022 membuktikan Indonesia mampu menggelar event internasional dengan persiapan yang singkat. Apalagi setelah beberapa negara menyerah untuk menjadi tuan rumah.

“Waktu yang sangat pendek, satu bulan, karena beberapa negara waktu itu melempar handuk ya, termasuk Vietnam. Kita sudah ambil alih ini, kita buktikan kita mampu,” katanya.

Ganjar menambahkan, setelah atlet-atlet tersebut mendapatkan prestasi, maka yang dipikirkan kemudian adalah perhatian tentang masa depan. Termasuk pendampingan dan pembinaannya. Atlet yang mendapatkan prestasi akan mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah daerah.

Homebase-nya ada di Solo ya. Maka kemudian perhatian kita pada atlet yang diperlukan. Ya pendampingannya, menurut saya yang berikutnya adalah masa depan mereka maka mereka-mereka yang mendapatkan medali berhak untuk pembinaan masa depan. Tidak hanya sekadar achievement, tetapi juga persoalan hidup mereka. Itu yang mesti pemerintah pikirkan,” katanya.

Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kebanggaannya karena Indonesia berhasil menjadi tuan rumah. Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada para atlet yang telah berpartisipasi pada perhelatan ini.

“Indonesia sangat bangga bisa menjadi tuan rumah ASEAN Para Games XI ini. Terima kasih atas partisipasi 1.248 atlet dari negara-negara ASEAN. Terima kasih telah memberikan pesan bahwa keterbatasan dan kesulitan bukanlah halangan. Dengan komitmen dan kerja keras, disabilitas mampu mencetak sejuta prestasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Nuffic Neso Indonesia Kembali Gelar Pameran Pendidikan Belanda

Selanjutnya, Presiden juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut berpartisipasi dan menyukseskan APG 2022.

“Terima kasih kepada seluruh delegasi dari semua negara, terutama para atlet yang telah menunjukkan sportivitas persaudaraannya. Terima kasih kepada APSF (ASEAN Para Sports Federation),  kemudian International Sports Federation, NPC (National Paralympic Committees) dan Komite Nasional ASEAN Para Games XI. Saya juga berterima kasih kepada Gubernur Jawa Tengah, Wali Kota Surakarta, masyarakat Kota Solo dan Solo Raya yang telah menjadi tuan rumah yang sangat ramah,” ujarnya.

Kepala Negara menambahkan, solidaritas antarbangsa ASEAN yang ditunjukkan oleh para atlet APG 2022 akan menjadi kekuatan besar bagi ASEAN dan bagi penyandang disabilitas.

“Kita mendukung terus setiap inisiatif dari penyandang disabilitas,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Presiden Jokowi meyampaikan ajakan untuk menyukseskan APG XII Tahun 2023 yang akan diselenggarakan di Kamboja.

“Atas nama masyarakat Indonesia, saya menyampaikan banyak-banyak terima kasih kepada Wakil Ketua Komite Paralimpik Nasional Kamboja Mr. Hun Many yang hadir di acara ini dan berkenan menjadi tuan rumah tahun depan. Kita sukseskan ASEAN Para Games XII tahun depan di Kamboja,” pungkasnya.

Hadir dalam penutupan APG 2022 antara lain Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Presiden APSF Osoth Bhavilai, Ketua Pelaksana INASPOC Gibran Rakabuming Raka, Ketua NPC Indonesia Senny Marbun, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari, Chef de Mission Kontingen Indonesia di APG 2022 Andi Herman, serta duta besar dari negara-negara ASEAN (jatengprov/setkab/siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?