UNDIAN. Pengundian pemenang hadiah Bank Magelang. (foto: ist)
Ekonomi

Bank Magelang Undi Hadiah Utama Mobil Alya, Andakah Pemenangnya?

MAGELANG – Muhammad Raffa Abinoyo menjadi pemenang hadiah utama tabungan berhadiah periode Juli 2022 Perumda BPR Bank Magelang. Pria asal Kelurahan Wates, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang ini mendapatkan satu unit mobil Daihatsu Alya.

Dirut Perumda BPR Bank Magelang, Hery Nurjianto mengutarakan, undian berhadiah ini sebagai wujud apresiasi kepada nasabah. Selain nasabah tetap setia, juga dapat menarik calon nasabah untuk menabung uangnya di Bank Magelang.

Dia menyampaikan kinerja keuangan hingga Juni 2022 lalu dibandingkan Juni 2021. Disebutkan semua komponen tumbuh positif, seperti aset naik 7,2 persen dari Rp 222 miliar (2021) menjadi Rp 238 miliar (2022) dan kredit naik 6,3 persen dari Rp 173 miliar (2021) menjadi Rp 184 miliar (2022).

Berikutnya tabungan naik 10 persen dari Rp 80 miliar (2021) menjadi Rp 88 miliar (2022) dan deposito naik 8 persen dari Rp 96 miliar (2021) menjadi Rp 104 miliar (2022).

“Kita juga belum lama ini meluncurkan mobil kas keliling. Tujuannya melayani masyarakat baik setor tabungan maupun kredit. Termasuk melayani tabungan simpanan pelajar di sekolah-sekolah,” papar Hery.

Secara simbolis hadiah utama diserahkan oleh Sekda Kota Magelang, Joko Budiyono, kepada Dirut Perumda BPR Bank Magelang, Hery Nurjianto, Kamis (21/7/2022).

Selain mobil, juga diundi beragam hadiah lainnya, yakni sepeda motor, lemari es, televisi, sepeda, mesin cuci, dan tabungan.

Joko Budiyono yang mewakili Wali Kota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz mengatakan, pemerintah mengapresiasi kepada Bank Magelang yang telah memberikan hadiah undian ini. Undian berhadiah ini merupakan bentuk apresiasi kepada para nasabah.

“Dengan undian berhadiah ini diharap loyalitas nasabah meningkat, sekaligus menarik antusias masyarakat untuk menggunakan jasa Bank Magelang. Kami juga apresiasi kepada Bank Magelang yang telah memajukan Kota Magelang melalui sektor perbankan,” kata Joko.

Bank Magelang sudah menunjukkan kinerja yang baik selama ini. Sebagai badan usaha milik daerah (BUMD), lembaga ini telah memberi kontribusi yang besar pada kota yang ujungnya dapat turut menyejahterakan masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Kami minta Bank Magelang dapat dikelola profesional, karena penting dalam mengisi pos pendapatan daerah (PAD). Terus bekerja profesional dan tetap sehat dalam rangka meningkatkan PAD yang ujungnya kesejahteraan masyarakat,” ujar Joko.

Joko mengingatkan agar pengelola berhati-hati saat memberikan kredit kepada nasabah. Utamanya kredit skala besar agar tidak sampai terjadi kredit macet.

Dalam kesempatan ini, ia juga menyambut baik program dari OJK bernama Kejar (Satu Rekening Satu Pelajar) yang sasarannya adalah simpanan pelajar (Simpel). Ia pun akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar dapat mendukung percepatan program ini.

“Harapannya semua pelajar di Kota Magelang memiliki tabungan di bank, terutama di Bank Magelang,” imbuhnya. (prokompim/kotamgl/siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?