Logo Milad ke-58 UNIMMA. (sumber: unimma)
Daerah Pendidikan

UNIMMA Rilis Logo Milad ke-58, Ini Makna Filosofinya

MAGELANG – Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) Jawa Tengah meluncurkan logo Milad ke-58 UNIMMA. Logo tersebut memiliki beberapa filosofi.

Di antaranya makna angka 5 dan 8 yang digambarkan seolah pasukan baris berbaris dengan langkah yang seragam, tegak dan satu arah. Artinya di dalam membangun visi dan misi UNIMMA, haruslah menyatukan langkah dan kompak.

Hal ini demi tercapainya cita-cita UNIMMA sebagai Perguruan Tinggi yang Unggul dan Islami.

Angka 8 merupakan angka yang terbentuk dari garis saling berkelindan. Maknanya ukhuwah yang terjalin erat merupakan elemen pokok, harus senantiasa dipupuk.

Terakhir ada elemen api sebagai spirit atau semangat dalam menghadapi tantangan UNIMMA di masa mendatang.

Peluncuran logonya dilakukan di halaman parkir Gedung Rektorat Kampus 2 UNIMMA, Jumat (29/7/2022). Rangkaian acara diawali dengan agenda jalan santai yang diikuti sivitas akademika.

Pada Milad kali ini, UNIMMA mengangkat tema “Satukan Langkah, Jalin Ukhuwah”.

Ketua Panitia Milad ke 58 UNIMMA, Nugroho Agung Prabowo ST.,M.Kom menyampaikan, dengan diluncurkannya logo ini, menandakan dimulainnya serangkaian kegiatan milad UNIMMA.

“Peluncuran logo milad UNIMMA ke 58 juga menjadi tanda serangkaian kegiatan milad. Ada enam agenda kegiatan milad yang akan dilakukan,” kata Agung.

Adapun keenam rangkaian kegiatan milad UNIMMA ke 58 dimulai dengan laporan tahunan rektor UNIMMA, bakti sosial dan donor darah, lomba jingle, family gathering, piala rektor, dan terakhir UNIMMA Exporia.

Rektor UNIMMA, Dr Lilik Adriyani, S.E., M.Si. berharap dengan semakin besarnya usia UNIMMA, bisa memberikan kebaikan dan manfaat bagi persyarikatan Muhammadiyah, warga UNIMMA, dan bangsa Indonesia pada umumnya.

“Harapnya UNIMMA dapat senantiasa eksis. Dalam 4 tahun perjalanan UNIMMA dan rentang panjang UNIMMA dalam rencana induk pengembangan, UNIMMA menjadi perguruan tinggi yang bisa berkompetisi di skala nasional dan bermanfaat secara nasional,” tutur Dr Lilik. (siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?