Daerah

Kirimkan Relawan Mahasiswa, UNIMMA Dukung Penuh Program Vaksinasi

MAGELANG – Oktaviana, mahasiswa semester 5 program studi (prodi) Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), Jawa Tengah turut membantu jalannya vaksinasi di Magelang. Ia mengaku senang bisa ikut membantu program pemerintah dan bergabung di tengah-tengah masyarakat.

“Sebelumnya saya pernah ikut menjadi relawan. Jadi waktu dikasih tahu ada lagi langsung tertarik untuk ikut lagi (relawan vaksinasi),” katanya.

Ia menyampaikan itu berkaitan dengan program UNIMMA terus mendukung gerak program vaksinasi pemerintah bagi masyarakat. Selama sebulan terakhir, sivitas akademika UNIMMA yang terdiri dari mahasiswa, dosen dan tenaga kesehatan terjun dalam program vaksinasi di beberapa titik di Kabupaten Magelang.

Kali ini, 119 orang UNIMMA turut menjadi relawan di 6 titik posko vaksinasi. Keenam titik tersebut adalah Artos Mall, SMK Muhammadiyah Mungkid, Puskesmas Mungkid, Balai Desa Danurejo, dan Balai Desa Surodadi Candimulyo.

Sementara itu, Widiyanto, Wakil Ketua Satgas Covid-19 sekaligus Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Danurejo mengatakan banyak warga yang antusias dalam program vaksinasi hari ini. Awalnya target di Balai Desa 1.000 dosis, tapi yang mendaftar sudah ada 1.300.

“Dari sebelumnya (vaksinasi) di seluruh Kecamatan Mertoyudan, ini menjadi capaian peserta vaksin terbanyak (di Mertoyudan),” tuturnya.

Dijelaskan bahwa dosis vaksin yang disediakan ada 3 jenis, yaitu Pfizer, Astra Zeneca dan juga Sinovac. Ketiga jenis vaksin tersebut disasarkan pada warga mulai usia 12 tahun hingga dewasa. Menurutnya, pembagian jenis vaksin dilakukan oleh tim kesehatan dari Puskesmas Mertoyudan 1.

Prosentase vaksin di Kabupaten Magelang yang masih jauh dari prosentase Provinsi Jawa Tengah, yaitu sekitar 40% menjadi motivasi bagi Pemerintah Desa Danurejo untuk mendukung percepatan vaksin. “Harapannya agar kita di Kabupaten Magelang tidak tertinggal jauh dari Provinsi dan bisa segera pulih kembali,” ujar Widiyanto.

Selain itu, Widiyanto juga mengaku terbantu dengan adanya mahasiswa UNIMMA di tengah-tengah program vaksinasi. Keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dari satgas covid-19 di Desa Danurejo membuat proses vaksinasi memerlukan bantuan di luar Satgas Covid-19 Desa Danurejo.

“Saya sangat berterimakasih dan mendukung UNIMMA untuk terus membantu proses vaksinasi di desa-desa. Desa Danurejo sehat, vaksinasi sukses,” jelasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?