Optimalkan KKG sebagai sarana peningkatan profesi guru.

Opini

KKG, Tingkatkan Keyakinan Guru dalam Pembelajaran


Siedoo, SEIRING dengan tuntutan profesionalitas guru, maka sudah menjadi keharusan bagi setiap guru untuk berinovasi dalam menjalankan profesinya. Guru tidak hanya sekedar mengajar di depan kelas atau mengajar olahraga di lapangan. Sebagai guru olahraga dengan ilmu yang dimilikinya dan ditransfer kepada peserta didik secara monoton dari tahun ke tahun.

Dewasa ini guru harus mampu menimba lebih banyak ilmu. Mengembangkan metode pembelajaran. Bahkan, harus mampu melakukan penelitian-penelitian demi meningkatkan profesinya sebagai guru. Minimal melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dari apa yang selama ini mereka lakukan dalam kegiatan belajar mengajar.

Menimba ilmu dan meningkatkan kualitas mengajar bagi guru, tidak harus dengan biaya yang mahal atau dengan cara yang rumit. Salah satu cara yang murah terutama bagi guru SD adalah mengoptimalkan kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) yang telah dijadwalkan.

Dalam KKG seorang guru dapat sharing dengan guru yang lain. Dapat pula memusyawarahkan ide-ide inovatif dalam pembelajaran yang nantinya dapat dipraktikkan di sekolah masing-masing.

Tujuan dan Fungsi KKG

KKG bertujuan untuk memperlancar upaya peningkatan mutu pengetahuan, wawasan, kemampuan dan keterampilan profesional para tenaga kependidikan. Khususnya bagi guru sekolah dasar dalam meningkatkan mutu kegiatan/proses belajar mengajar dan mendayagunakan segala sumber daya dan potensi yang dimiliki sekolah. Yang pada akhirnya dapat meningkatkan mutu belajar.

Secara rinci KKG memiliki tujuan antara lain:

(1) Meningkatkan kemampuan guru dalam bidang pengetahuan umum. Artinya melalui kegiatan-kegiatan yang sifatnya menambah pengetahuan guru tentang informasi, isu-isu dan kejadian sosial, kemajuan-kemajuan dan penemuan-penemuan baru yang ada hubungannya dengan pembelajaran dapat bertambah. Hal ini dapat terlaksana melalui kegiatan diskusi, seminar, atau training di KKG;

(2) Meningkatkan pengetahuan guru dalam menyusun administrasi pembelajaran. Artinya, selain tugas mengajar guru juga harus menyusun dan mempersiapkan kelengkapan administrasi kelasnya, membuat daftar kelas, daftar nilai, menyusun format penilaian, menyusun berkas nilai dan pekerjaan lainnya.

Teknik dan cara pembuatan administrasi tersebut mungkin tidak dapat dipahami oleh guru di sekolahnya. Sementara melalui KKG hal-hal tersebut dapat terselesaikan dengan tuntas;

(3) Meningkatkan pengetahuan guru dalam melaksanakan manajemen kelas. Artinya, sebagai pemimpin kelas guru harus mampu mengatur seluruh kegiatan belajar agar berjalan secara kondusif dan bernilai guna. Pengaturan ini memerlukan ilmu manajemen. Melalui KKG dapat dibicarakan lebih lanjut tentang bagaimana memanajemen kelas dengan baik;

(4) Meningkatkan keterampilan guru dalam merancang, membuat dan menyusun alat-alat media yang dipergunakan dalam pembelajaran;

(5) Meningkatkan keyakinan dan harga diri guru. Artinya, dengan bertambahnya pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh melalui KKG, dengan sendirinya kemampuan tersebut akan meningkatkan keyakinan diri guru dalam melaksanakan pembelajaran. Meningkatkan keyakinan diri guru atas dasar meningkatnya pengetahuan dengan sendirinya juga harga dirinya naik.

Sedangkan fungsi KKG antara lain sebagai:

(1) Wadah pembinaan profesional tenaga pendidik dalam bentuk kegiatan pembinaan professional;
(2) Wahana menumbuhkembangkan semangat kerjasama secara kompetitif di kalangan anggota KKG dalam rangka meningkatkan hasil belajar siswa;
(3) Wadah penyebaran informasi, inovasi, dan pembinaan tenaga pendidik; dan
(4) Penumbuh rasa percaya diri dalam menyelesaikan tugas dan kewajiban akademik, sosial, kepribadian dan pedagogik.

Manfaat KKG

Dengan tujuan dan fungsi KKG di atas guru dapat memahami bahwa KKG memiliki beberapa manfaat positif bagi peserta KKG. Manfaat KKG tersebut antara lain:

(1) Sebagai tempat pembahasan dan pemecahan masalah bagi para guru yang mengalami kesulitan dalam kegiatan pembelajaran;
(2) Sebagai wadah kegiatan para guru yang tergabung dalam satu gugus yang ingin meningkatkan profesionalnya secara bersama-sama;
(3) Sebagai tempat penyebaran informasi tentang pembaharuan pendidikan khususnya yang berkaitan dengan usaha peningkatan hasil belajar;
(4) Sebagai pusat kegiatan praktek pembuatan alat peraga, penggunaan perpustakaan serta perolehan berbagai keterampilan mengajar maupun pengembangan administrasi kelas;
(5) Memberikan kesempatan kepada guru yang kreatif dan inovatif untuk berbagi pengetahuan, wawasan, kemampuan dan keterampilan profesional kepada sesama teman sejawat dan mendiskusikan untuk memperoleh sesuatu yang lebih baik.

Optimalkan Kegiatan KKG

Dalam pelaksanaannya KKG mempunyai kewenangan dalam penyusunan dan pelaksanaan berbagai kegiatan. Sehingga guru dalam KKG dapat mengoptimalkan bergbagai kegiatan seperti:
(1) menyusun program pembelajaran;
(2) mengembangkan materi dan metode pembelajaran;
(3) menciptakan terobosan baru dalam pembelajaran;
(4) membimbing siswa dalam peningkatan prestasi;
(5) memecahkan masalah yang dihadapi di sekolah masing-masing.

Dari uraian di atas, jelaslah bahwa mengoptimalkan kegiatan KKG sangat bermanfaat bagi guru peserta KKG dalam meningkatkan kualitas keilmuannya. Kualitas ilmu yang bermanfaat dalam mengembangkan pembelajaran inovatif, yang bermuara pada peningkatan kualitas pendidikan. KKG merupakan salah satu sarana yang efektif guna meningkatkan profesi guru.

*Narwan, S.Pd
Guru SD Negeri Jogomulyo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah
e-mail:narwansk67@gmail.com

Apa Tanggapan Anda ?