Daerah

SMPN 2 Selopampang Olah Sampah Jadi Barang Bermanfaat

TEMANGGUNG - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Selopampang Temanggung, Jawa Tengah mengembangkan sampah menjadi hal yang lebih bernilai. Melalui program adiwiyata sekolah, sampah dipilah dan diolah menjadi hal yang lebih bermanfaat.

Pitrang Dewantara, S.Pd, Divisi Pengolahan Sampah Adiwiyata Sekolah menjelaskan bahwa divisi pengolahan sampah bersama siswa mengolah sampah yang ada di sekolah. Awalnya sekolah mengumpulkan sampah yang ada, kemudian dipilah.

"Sampah-sampah organik kita olah menjadi pupuk dengan komposter. Hasilnya kita gunakan untuk memupuk tanaman-tanaman yang ada di sekolah," jelasnya.

Untuk sampah-sampah anorganik seperti botol minuman, plastik, kaleng, kardus, pipa dan lain sebaginya diolah menjadi barang-barang yang bisa dimanfaatkan. Seperti vas bunga, topi, tempat alat tulis, penghapus, hiasan dinding, hiasan kolam dan banyak lagi lainnya.

"Sebagian produknya kita gunakan untuk keperluan sekolah dan siswa, sebagiannya lagi kita titipkan ke Koperasi Sekolah," urainya.

Diharapkan ke depan produk yang dihasilkan siswa lebih baik, lebih banyak dan lebih bervariatif. Sehingga siswa bangga menggunakan produknya sendiri dari mengolah sampah.

"Syukur-syukur bisa menembus pasar luar sekolah. Dengan demikian tentu tidak akan lagi terjadi penumpukan sampah dimana-mana," bebernya.

Untuk diketahui, sampah sudah menjadi masalah dimana-mana. Tidak hanya di wilayah kota tapi juga di desa-desa. Sehingga, dapat dilihat dihampir semua tempat. Baik di tempat-tempat publik, seperti terminal, wahana wisata, pinggir jalan sampai kolong-kolong jembatan banyak sampah berserakan.

Sebenarnya sampah dapat diolah menjadi barang yang berharga. Bernilai guna pakai bahkan bernilai ekonomis.

"Kami sangat prihatin dengan permasalahan sampah. Baik di sekolah maupun di lingkungan sekitar sekolahan. Maka sekolah membentuk tim adiwiyata, yang salah satu divisinya adalah pengolahan sampah. Sehingga sampah yang selama ini kita anggap sumber masalah bisa menjadi berkah," imbuh Ugi Utami S.Pd. M.Pd, Kepala SMP Negeri 2 Selopampang Temanggung.

Baca Juga :  Lomba Kreativitas Peserta Didik, Kontingen Banda Aceh Jadi Juara Umum

Ia mengatakan bahwa, sekolah tidak hanya mengajarkan anak untuk mengolah sampah menjadi barang yang berguna di sekolahan saja. Tapi siswa diharapkan juga mempraktikkan dan mengajarkan pengolahan sampah di lingkungan keluarga dan masyarakatnya.

"Sehingga cita-cita kami untuk mewujudkan sekolah dan lingkungan sekolahan yang bersih dapat terwujud," tandasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?