Inovasi Opini

Solusi Pembelajaran Siswa SMP di Tengah Pandemi

Siedoo, “Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat pada 3-20 Juli 2021 untuk Jawa dan Bali”. Data dikutip dari tribunnews.com (Kamis, 1 Juli 2021). Keberadaan Pandemi covid-19 mengharuskan pemerintah Indonesia mengambil kebijakan sistem belajar di rumah di berbagai tingkat pendidikan.

Kebijakan ini disertai dengan instruksi penerapan pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran online (daring). Perintah pembelajaran daring tertulis dalam surat edaran yang diterbitkan Mendikbud Nomor 3 Tahun Nomor 36962/MPK.A/HK/2020 tentang pencegahan Covid-19 pada Satuan Pendidikan.

Pembelajaran secara daring merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh pemerintah untuk memutus penyebaran Covid-19. Selain itu pembelajaran daring juga dapat menjadi alternatif dalam mengatasi permasalahan kemandirian peserta didik.

Melalui media internet, siswa dapat mempelajari materi pengetahuan yang lebih luas. Akan tetapi, proses pembelajaran daring yang dilakukan secara terus menerus membuat siswa merasa bosan dan jenuh.

Oleh karena itu, guru harus membekali para siswa dengan pendidikan dan keterampilan yang tidak hanya meliputi keterampilan bertahan hidup. Tetapi juga keterampilan berfikir kritis, konstruktif, inovatif dan berkarakter.

Pada saat pembelajaran daring, optimalisasi dalam komunikasi jarak jauh tidak terlepas dengan penggunaan handphone, tablet, atau laptop. Serta koneksi internet yang dapat di manfaatkan sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran. Hal ini menjadi tantangan untuk guru agar tetap dapat menciptakan pembelajaran yang menyenangkan.

Salah satu media pembelajaran yang menarik, memiliki sifat interaktif yang mengutamakan kerjasama, komunikasi, dan bisa menimbulkan interaksi antar siswa. Hal itu melalui permainan, yang mempunyai karakteristik untuk menciptakan motivasi dalam belajar, yaitu khayalan (fantasy), tantangan (challenge) dan keingintahuan (curiosity) (Irwan dkk, 2019).

Permainan game sendiri merupakan segala konteks yang menimbulkan interaksi satu dengan yang lain. Antara pemain dengan cara mengikuti aturan-aturan yang ada serta telah ditentukan dalam mencapai sebuah tujuan (Sadiman dkk, 2010).

Baca Juga :  Pascakonflik Wamena, Ratusan Guru Masih Mengungsi, Mendikbud Tinjau KBM

Untuk mempermudah pembelajaran online (daring) diperlukan media yang relevan, dengan menggunakan media aplikasi wordwall yang bernilai edukasi. Diharapkan peserta didik dapat belajar dengan inovatif sehingga akan lebih mempermudah dalam melaksanakan pembelajaran.

Apa itu Wordwall?

Aplikasi berbasis website ini dapat digunakan untuk membuat media pembelajaran seperti kuis, menjodohkan, memasangkan pasangan, anagram, acak kata, pencarian kata, mengelompokkan, dan lain sebagainya. Menariknya lagi selain pengguna dapat menyediakan akses media yang telah dibuatnya melalui daring, juga dapat diunduh dan dicetak pada kertas.

Aplikasi ini menyediakan 18 template yang dapat diakses secara gratis serta pengguna dapat berganti template aktivitas satu ke aktivitas lainnya dengan mudah. Guru juga dapat menjadikan konten buatannya sebagai tugas.

Contoh Game Wordwall

Berikut adalah contoh media pembelajaran yang telah saya buat dengan tipe Maze Chase. Silahkan untuk mencoba memainkan game ini. Link aplikasi wordwall : https://wordwall.net/play/15662/052/456

Tutorial untuk memanfaatkan aplikasi ini ; Mendaftarkan akun di https://wordwall.net/. Klik Sign Up lalu isikan nama, alamat email, kata sandi dan lokasi anda. Pilih Create Activity lalu pilih salah satu template aktifitas yang disediakan.

Tuliskan judul dan deskripsi permainan. Ketikkan konten anda sesuai dengan tipe permainannya. Pada beberapa tipe, anda diperkenankan mengunggah gambar. Klik Done jika selesai. (*)

 

 

*Titin Umayah, S.Pd.
Guru SMP Islam Ngadirejo, Temanggung, Jawa Tengah

Apa Tanggapan Anda ?