Nasional

UNY dan BSI Bersinergi tentang Religiusitas

YOGYAKARTA - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sedang menggaungkan konsep "dari kita oleh kita, untuk kita" yang merupakan ikhtiar untuk mandiri. Konsep ini harus dioptimalkan untuk mengawal biaya-mutu-waktu-nya.

Rektor UNY Prof Sumaryanto mencontohkan bahwa, UNY memiliki jurusan tata boga dan tata busana. Sehingga memiliki banyak customer dan akan bisa disinergikan dengan Bank Syariah Indonesia.

"Begitu pula bagi yang ingin berlatih tari, Bahasa Inggris atau servis kendaraan UNY memiliki fasilitas tersebut, dan inilah yang juga akan disinergikan secara kualitas dan kuantitas," katanya.

Ia menyampaikan itu saat PT. Bank Syariah Indonesia, Tbk menandatangani nota kesepahaman dengan UNY di Ruang Sidang Senat pada Rabu (7/4/2021). Bank Syariah Indonesia (BSI) diwakili Imam Hidayat Sunarto selaku Regional Chief Executive Officer Regional Office 8 Semarang sedangkan UNY diwakili Sumaryanto selaku Rektor.

Rektor UNY Sumaryanto menyambut baik kerjasama ini. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini bukan semata penandatanganan nota kesepahaman, namun yang terpenting adalah implementasinya.

"Kunci sukses diera ini adalah kolaborasi, sinergi, gotong-royong," kata Sumaryanto. Rektor menekankan bahwa, kerjasama ini bukan hanya perihal ekonomi semata. Namun juga bersinergi dengan religiusitas yang belum banyak dikelola.

Kegiatan penandatanganan nota kesepahaman ini dilaksanakan untuk memayungi beberapa kegiatan kerja sama yang akan dilaksanakan. Diantaranya pemanfaatan produk dana seperti tabungan, giro dan deposito bagi pegawai dan mahasiswa UNY, pemanfaatan layanan pembayaran akademik dan cash management, pemanfaatan produk pembiayaan seperti kepemilikan rumah, kendaraan bermotor, cicilan emas, gadai emas, dan jenis pembiayaan lainnya dengan akad murabahah, mudharabah, ijarah dan musyarakah.

Selain itu juga ada edukasi keuangan syariah oleh Bank Syariah Indonesia kepada sivitas akademika UNY serta kegiatan lain yang dapat dijajaki. Seperti mengundang dosen tamu dari praktisi Bank Syariah Indonesia di UNY serta pelaksanaan magang bagi mahasiswa maupun dosen.

Baca Juga :  Prof. Djukri Dilepas UNY, Bicara Ketahanan Pangan Lokal

Sementara itu, Regional Chief Executive Officer Regional Office 8 Semarang BSI Imam Hidayat Sunarto mengatakan bahwa tidak lama setelah merger, Bank Syariah Indonesia meningkatkan sinergi dengan stakeholder, diantaranya Universitas Negeri Yogyakarta. BSI diminta mengakomodir potensi kaum milenial. Oleh sebab itu kerjasama dengan UNY ini dilakukan karena salah satu pusat milenial ada di kampus-kampus.

"Kami berharap kerjasama dengan UNY ini adalah dapat meningkatkan peran serta Bank Syariah Indonesia untuk menumbuhkembangkan perekonomian bangsa, khususnya sektor perbankan syariah," kata Imam.

Kerjasama ini juga dalam rangka memberikan layanan yang lebih lengkap tentang produk dan jasa pada civitas akademika UNY. BSI siap memberikan layanan berupa cash management, pembayaran SPP dan berbagai produk pembiayaan pada dosen, karyawan termasuk pembayaran gaji.

Juga fasilitas magang pada mahasiswa di seluruh outlet Bank Syariah Indonesia di Yogyakarta. Termasuk pemberian materi kuliah perbankan syariah langsung dari praktisinya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?