Internasional

Perhimpunan Pelajar Indonesia di United Kingdom Donasi untuk Bencana Alam

JAKARTA - Dompet Dhuafa terus berupaya membantu meringankan beban penderitaan bagi para korban bencana alam. Seperti yang terjadi di Sulawesi Barat, pasca bencana gempa bumi.

Gempa pertama berkekuatan M 5.9 dan kedua berkekuatan M 6.2, bersumber data BNPB, hingga sampai saat ini sudah 105 Jiwa meninggal dunia, 3 jiwa hilang dan 92.075 jiwa mengungsi, 6.489 jiwa luka-luka serta terdapat 360 titik pengungsian.

Apa yang dilakukan Dompet Dhuafa ini mendapatkan dukungan dari beberapa pihak. Salah satu wujud dukungan pemulihan datang dari PPI UK (Perhimpunan Pelajar Indonesia di United Kingdom). Bencana yang terjadi di Indonesia, khususnya gempa di Sulawesi Barat mendapat perhatian khusus dari rekan-rekan PPI UK.

Hal tersebut diungkapkan oleh Nurul Fitri Sari - Ph.D Student, University of Reading, penanggung jawab PPI UK dalam serah terima donasi melalui Dompet Dhuafa.

“Kami sangat senang bisa membantu para korban gempa di Sulawesi Barat. Semoga dengan adanya bantuan dari kami, dapat meringankan beban saudara-saudara kita di wilayah tersebut," jelasnya.

Dompet Dhuafa adalah lembaga Filantropi Islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum Dhuafa dengan pendekatan budaya melalui kegiatan filantropis (welas asih) dan wirausaha sosial. Selama 27 tahun lebih, Dompet Dhuafa telah memberikan kontribusi layanan bagi perkembangan umat dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi, dan kebencanaan serta CSR.

"Kontribusi Dompet Dhuafa dalam penanganan bencana baik di saat terjadi hingga pasca bencana sudah sangat baik, sesuai dengan kapasitasnya sebagai lembaga kemanusiaan di Indonesia,” kata Nurul.

Untuk diketahui, sejumlah rentetan bencana menimpa Indonesia, seperti gempa di Sulawesi Barat dan Banjir di Kalimantan Selatan. Bencana juga menerpa sejumlah wilayah di Jawa Timur seperti tanah longsor di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Hingga Banjir di sejumlah wilayah Jawa Barat seperti di Subang dan Indramayu, bahkan banjir meluas hingga wilayah Jawa Tengah bagian utara.

Baca Juga :  Bersama 3 Mahasiswa Asing, Mahasiswa UNS Sulap Botol Plastik Menjadi Berdaya Guna

Pasca pemulihan bencana, Dompet Dhuafa dengan para Tim SAR DMC maupun relawan membangun sejumlah fasilitas umum, seperti MCK (Mandi Cuci Kakus) hingga sumur bor. Selain itu Tim DMC turut menggulirkan layanan psikososial berupa PFA (Psychological First Aid) atau bantuan psikologis tahap awal bagi para penyintas bencana yang mengalami peristiwa kritis.

"Aksi tersebut diberikan kepada seluruh kelompok rentan penyintas gempa bumi Sulbar yang membutuhkan dukungan dari anak-anak hingga dewasa,” ujar Ahmad Faqih, General Manager Resources Mobilization ZIS Dompet Dhuafa.

Dompet Dhuafa terus mengajak seluruh lapisan masyarakat baik Nasional maupun Internasional dalam membantu pemulihan bencana di seluruh Indonesia. Terutama pasca gempa di Sulawesi Barat.

"Dompet Dhuafa sebagai lembaga filantropi Islam, menjadi lembaga yang memfasilitasi dan sebagai mediasi kepada masyarakat untuk ikut berkontribusi dan menebar welas asih,” jelas Ahmad Faqih. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?