PPMT. Salah satu kelompok PPMT Unimma sedang menggelar pelatihan media pembelajaran. (foto: ist)
Daerah

Kelompok PPMT Unimma Gelar Pelatihan Produksi Media Pembelajaran

TEMANGGUNG - Permasalahan kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah menjadi perhatian bagi Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) di masa pandemi ini. Terlebih di daerah-daerah pedesaan. Untuk menyikapi permasalahan tersebut, melalui program Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu (PPMT) Unimma mengadakan pelatihan Produksi Media Pembelajaran Daring di Masa Pandemi untuk guru-guru Sekolah Dasar (SD).

Program diadakan sejak 21 Oktober di SD Gambasan I dan SD Gambasan II Desa Salakan, Kecamatan Selopampang, Kabupaten Temanggung. Program kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dosen pembimbing, Lintang Muliawanti, M.A menjelaskan, program ini dilakukan sebagai titik awal mahasiswa terjun langsung dan kembali ke masyarakat.

“Dengan program PPMT mahasiswa lebih fokus dalam menjalankan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) dan lebih jelas output serta kebermanfaatannya,” jelas Lintang.

Pelatihan ini disambut dengan sangat baik oleh SD Gambasan I dan SD Gambasan II. Terbukti dengan keterlibatan dan atusias guru-guru dalam mengikuti kegiatan-kegiatan pelatihan.

“Terima kasih banyak kepada Unimma sudah berkenan untuk memberikan pelatihan pembuatan video ajar ini, terus terang karena pandemi ini proses pembelajaran sedikit terhambat dikarenakan belum bisa untuk dilakukan pembelajaran tatap muka,” ujar Kepala SD Gambasan I, Sugeng.

Dengan variasi media ajar melalui video, materi dapat dibuat lebih variatif seperti memasukan gambar-gambar, lagu, bahkan video klip sehingga siswa-siswa tidak bosan dalam belajar. Video ajar pun dapat dibuat lebih singkat namun tetap memuat materi ajar dengan efektif.

“Kami sangat berharap semua guru-guru bisa membuat video ajar semacam ini karena tidak hanya murid-murid yang tertarik, tapi kami yang tua saja sangat antusias melihatnya. Ada lagu-lagunya seperti ini, pasti cucu saya dirumah seneng,” ucap Kepala SD Gambasan II, Lilik Setyawati, S.Pd.

Program yang dijalankan oleh mahasiswa program studi Psikologi dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang beranggotakan Putri Diah Nurwana, Dwi Indriyani, Fatwa Eka Putri, Vinny Kurnia dan Agustin Falah dengan agenda pelatihan pembuatan video ajar dengan menggunakan smartphone.

Kami melatih guru-guru untuk membuat video ajar dengan aplikasi kine master, dan semuanya antusias. Antusiasme mereka yang membuat kami semangat setiap berangkat meskipun lokasinya cukup jauh,” ujar Ketua Program PPMT di Desa Salakan, Putri.

Dari kegiatan pelatihan ini, diharapkan seluruh guru dapat membuat video ajar dengan smartphone mereka sendiri. Sebagai hasil akhir, kelompok PPMT Desa Salakan akan membuatkan akun YouTube untuk SD Gambasan I dan SD Gambasan II untuk mempublikasikan seluruh vide-video ajar untuk memudahkan siswa-siswa belajar dengan cara yang lebih menarik. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?