Daerah Inovasi

Atasi Dampak Pandemi Pada Bisnis Start-Up, FEB UNIMMA Gelar Pelatihan Digital Marketing

MAGELANG - Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) bekerjasama dengan Kemendikbud melaksanakan “Pelatihan Digital Martketing: Social Media Optimiser”. Pelatihan dilaksanakan di Balkondes Saka Pitu, Desa Tegalarum, Borobudur, Magelang, Sabtu-Ahad (1-2/8/2020). Pelatihan diikuti oleh 24 tenant atau mahasiswa yang sedang merintis bisnis.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi permasalahan yang dihadapi tenant yang sedang merintis bisnis di masa pandemi Covid-19 agar mampu bertahan dan bahkan mampu meningkatkan kinerjausahanya. Usaha baru yang mampu menerapkan digital marketing dan mampu memanfaatkan media sosial secara optimal akan mampu mengatasi berbagai dampak negatif dari Covid-19.

Dengan digitital marketing melalui media sosial kontak fisik langsung antara produsen dan konsumen dapat diminimalkan. Sehingga konsumen tidak takut untuk melaksanakan transaksi dengan produsen karena sebagai besar transaksi menggunakan media online. Di sisi lain, produsen juga diuntungkan karena dengan media online risiko penyebaran Covid-19 terhadap produsen sebagai dampak kontak langsung dengan konsumen juga semakin kecil.

Materi yang disampaikan tentang digital marketing dengan menekankan pada optimasilisasi WhatsApp Business, optimalisasi Instagram Business, optimalisasi Google Business, dan Facebook Business. Optimalisasi media-media sosial tersebut di antaranya dengan mengintegrasikan semua media sosial tersebut sehingga terkoneksi satu sama lain. Dengan demikian memungkinkan otomotisasi semua proses bisnis.

Diawali dari pemasaran dan promosi, kemudian penerimaan pemesanan atau order, pembayaran, dan diakhiri dengan pengiriman produk kepada konsumen. Sehingga proses bisnis akan lebih efektif dan efisien. Pada akhirnya pertumbuhan usaha akan lebih cepat dan mampu menjangkau pasar yang luas dalam yang waktu yang lebih singkat.

Pelatihan ini merupakan salah satu rangkaian program yang dilaksanakan oleh PPK FEB UNIMMA di Tahun ke-2. Program PPK yang mendapatkan pendanaan dari Kemendikbud selama 3 tahun. Tujuan dari PPK FEB UNIMMA adalah melahirkan wirausaha muda yang sukses mulia sehingga tagline-nya “Muda Mengusaha Sukses Mulia”. Artinya berupaya meraih sukses dengan sikap dan perilaku mulia. Seperti kerja keras, pantang menyerah, jujur, kemampuan komunikasi baik dan pelayanan konsumen yang tulus dari hati.

Jika sudah sukses maka kita mendedikasikan kesuksesan tersebut untuk bekal berbuat hal yang mulia kepada sesama dengan banyak berbagi dan membantu orang lain. Oleh karena itu proses pendampingan tidak hanya dibekali ilmu bisnis semata. Tetapi juga ilmu bisnis yang berdasakan nilai-nilai Islam yang mengajarkan kita untuk berbuat baik kepada sesama, agama, dan bangsa.

Secara keseluruhan program PPK FEB UNIMMA berupa pelatihan terdiri dari pengembangan Sikap Mental Wirausaha, Nabi Muhammad Sebagai Wirausaha, Markerting Audit, Creativity-Innovation Model. Serta Business Model Canvas, Investor Piching, serta Akuntansi dan Analisis Keuangan.

Kemudian untuk mendapatkan pengalaman nyata di dalam usaha mereka juga mendapatkan program magang di perusahaan yang sesuai dengan bisnis yang sedang dirintis. Program mentoring diberikan juga kepada tenant untuk mendampingi perkembangan usaha. Selanjutnya untuk menambah inspirasi bisnis tenant mendapatkan inspirasi dari alumni-alumni yang sudah berhasil dalam bisnis serta kunjungan ke industri yang sukses.

Kemudian untuk mengatasi permasalahan permodalan tenant mendapatkan pinjaman tanpa bunga lewat program dana bergulir. Program ini fokus pada pelatihan dan pendampingan tenant secara komprehensif dengan melibatkan semua pihak termasuk pelaku usaha. Dengan demikian kepercayaan diri dan mental tenant semakin kuat untuk menjalankan bisnisnya.

Program PPK  melibatkan berbagai pihak yang berkompeten dalam pendampingi bisnis pemula. Tim pengusul terdari dari Mulato Santosa, S.E., M.Sc sebagai ketua, Nia Kurniati Bachtiar, SE, S.Si, M.Sc  dan  Faqiatul Mariya Waharini, SE, M.Si sebagai anggota. Target program ini setiap tahun lahir minimal 5 wirausaha baru yang mampu menjalankan bisnisnya secara baik dan dapat bersaing dalam industrinya masing-masing.

Hasil yang menggembirakan telah berhasil diraih oleh beberapa tenant (dampingan) dari PPK FEB UNIMMA akhir-akhir ini. Berdasarkan surat Direktorat Jendaral Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan  (Dirjen Dikti Kemnedikbud) Nomor 18/E2/KM/2020 tanggal 29 Juli 2020 mereka dinyatakan menangkan program hibah Kegiatan Bisnis Manajemen Mahasiswa Indonesia (KBMI) Tahun 2020.

Ada 11 mahasiswa yang tergabung dalam 4 business start-up. Keempat start-up tersebut adalah Kyra Suara (voice overdancontent creator), landS.co (fashion), Babyboss (fashion), dan Shiboriku (batik modern). Selanjutnya keempat start-up tersebut akan mendapatkan support dari Dirjen Dikti Kemendikbud untuk mengembangkan usaha rintisan tersebut. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?