Ilustrasi

Nasional

Biaya Pendidikan 20 Persen, Mestinya Lebih Maju


JAKARTA – Syarat sebuah bangsa bisa menjadi bangsa besar dan maju, salah satunya memiliki ilmu atau pendidikan. Demikian ditandaskan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan sebagaimana ditulis Media Indonesia.

Dikatakan, konstitusi telah menjamin pendidikan bangsa Indonesia. Untuk itu, warga negara Indonesia harus merasa beruntung karena sudah ada fondasi yang kuat terhadap pendidikan di negeri ini.

“Di beberapa negara, berapa anggaran pendidikan? Ternyata kecil Peru cuma 3%, Brazil 5%, kita 20% artinya jauh lebih maju. Secara fondasi sudah kokoh, tinggal implementasinya,” tandasnya.

Implementasi yang dimaksud, dicontohkannya terkait pemberian beasiswa. Pemerintah harus total dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusianya.

“Misalnya ada dana untuk beasiswa. Pemerintah kan, dana itu didepositokan, bunganya baru untuk beasiswa. Kita jangan investasi dalam uang, ada dana beasiswa, habiskan. Dosen-dosen, anak muda dikirim ke luar negeri. Kita investasinya di manusia,” ujarnya.

Sementara itu Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan dalam waktu 20 tahun ke depan, Indonesia akan memiliki 20% lebih banyak angkatan kerja dibanding saat ini.

Untuk itu menurutnya sangat penting bagi pemerintah dalam menginvestasikan alokasi dana APBN untuk pendidikan, sebagai modal menghadapi tantangan di masa depan. Khususnya, dengan era teknologi yang diperkirakan mengurangi kebutuhan manusia dalam berbagai aktivitas.

“Kita punya potensi tenaga kerja lebih banyak ke depan, tapi ini juga sekaligus menjadi tantangan,” ujarnya sebagaimana ditulis Detik.

Terlebih, dengan ekonomi dan teknologi yang terus berubah. Ini juga terus dibahas di berbagai pertemuan tingkat tinggi internasional, di negara-negara maju, G-20 dan lainnya.

“Banyak regulator yang tidak hanya sekedar melihat ini tapi juga concern bagaimana teknologi akan merubah ekonomi dan juga sumber daya manusia di masa depan,” katanya.

Apa Tanggapan Anda ?