Nasional

Pesan Presiden untuk Perguruan Tinggi


JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar perguruan tinggi di Indonesia bisa menyesuaikan dengan perkembangan era digital. Bila tidak, maka bangsa ini bisa tertinggal.

Dikatakan mantan Walikota Solo ini, di perguruan tinggi tidak ada jurusan digital ekonomi, jurusan logistik, jurusan toko online.

“Dunia sudah berubah cepat sekali. Kalau enggak mau berubah ditinggal zaman,” jelas Jokowi sebagaimana ditulis Jawa Pos.

Jokowi menantang pendidikan tinggi untuk berubah. Perubahan yang dimaksud harus dilakukan menyesuaikan kemajuan zaman.

“Maaf saja, di universitas kita juga sudah terlalu lama tak berubah, 30 tahun tak berubah,” ujarnya.

Dia meminta anggaran riset harus diperbesar. Sehingga, para dosen dan mahasiswa bisa terus mengembangkan kemampuannya untuk berinovasi.

“Jika inovasi-inovasi bisa dikerjakan konkret sesuai kemauan dunia usaha, maka kita bisa maju,” tegasnya.

Di sisi lain, dimasa perkembangan teknologi dan media sosial (medsos) saat ini, Jokowi juga berpesan supaya guru intensif mendampingi siswa.

“Jangan sampai siswa belajarnya atau diajari oleh medsos,” tuturnya.

Ditandaskan, siswa tidak dilarang aktif di medsos. Tetapi perlu didampingi supaya bijak memanfaatkan medsos.

“Kerjasama guru, orangtua, dan lingkungan sangat penting untuk anak-anak,” jelasnya.

Apa Tanggapan Anda ?