Daerah Kegiatan

Peduli Warga Lingkar Kampus, IPB University Santuni 5.378 Anak Yatim dan Dhuafa

BOGOR – Sejak tahun 2008 setiap bulan Ramadan, IPB University menyantuni anak yatim dan dhuafa di Desa/Kelurahan Lingkar Kampus. Tahun ini memberikan santunan kepada 5.378 anak yatim dan dhuafa. Mengingat kondisi pandemi Covid-19, kegiatan serah terima santunan dilaksanakan secara simbolik di Grha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga Bogor, Sabtu (16/5/2020).

Dilansir dari ipb.ac.id (16/5/2020), diketahui santunan diberikan kepada yatim dan dhuafa dari 36 desa/kelurahan lingkar kampus dan dari kalangan internal IPB University.

Tahun ini jumlah penerima santunan meningkat jika dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu IPB University memberi santunan berupa uang dan bingkisan kepada 1.700 anak yatim dan dhuafa. Pada tahun ini, santunan dibagi kepada dua kategori yakni anak yatim dan dhuafa warga IPB University dan Lingkar Kampus.

Sebanyak 2.943 anak yatim mendapatkan sejumlah uang tunai dan bingkisan. Selain itu, santunan ini juga diberikan kepada 2.435 orang dhuafa yang mendapatkan bingkisan paket sembako. Dalam pelaksanaanya, kegiatan tahun ini dibantu oleh mahasiswa peserta IPB Goes to Field (IGTF) yang ikut serta mendata, memverifikasi dan mendistribusikan santunan.
Rektor IPB University, Prof. Dr. Arif Satria menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga IPB University, para donatur dan sponsor dari berbagai perusahaan yang telah memiliki kepedulian tinggi untuk berbagi dengan sesama dalam situasi pandemi Covid-19 ini.

“Kegiatan ini bertujuan untuk membantu menyangga ekonomi masyarakat desa lingkar kampus, tentu sebagai salah satu tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi bidang pengabdian kepada masyarakat. Kita berharap dengan kegiatan ini akan kian terbina hubungan baik antara IPB University dengan warga lingkar kampus,” ungkapnya.

Prof. Dr. Arif Satria menyampaikan sumber dana kegiatan santunan ini berasal dari donasi warga IPB University dan alumni sebesar Rp 684.199.104. Serta dari para donatur dan sponsor dari berbagai perusahaan.

Prof. Arif mengaku, pihaknya telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat lingkar kampus secara bertahap sebelumnya. Sedikitnya sampai saat ini IPB University telah menyalurkan bantuan sebanyak empat tahap terhitung sejak pertengahan bulan Maret 2020 lalu.

Sementara itu, Plt Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) IPB University, Dr. Ernan Rustiadi mengaku santunan kali ini mencakup 36 desa yang sebelumnya hanya 17 desa lingkar kampus. Penerima manfaat tidak hanya masyarakat lingkar kampus IPB Dramaga, tetapi juga yang ada di lingkar kampus IPB Baranangsiang maupun kampus IPB Cilibende.

“Alhamdulillah kali ini ada banyak dukungan sehingga penerima manfaat bertambah dua kali lipat lebih,” akunya.

Perwakilan donatur, Dr. Irfan Syauqi Beik dari Baznas merasa berbahagia karena telah ikut serta dalam kegiatan yang diselenggarakan IPB University ini. Dikatakan, pada dasarnya, Baznas melakukan berbagai upaya untuk ikut mengantisipasi dampak sosial ekonomi akibat pandemi Covid-19 ini.

“Kami juga sangat optimis, di tengah badai pandemi Covid-19 ini sebagian masyarakat masih memiliki semangat berbagi yang luar biasa besar,” paparnya.

Kepala Desa Babakan, Dramaga, Syaehu yang mewakili jajaran kepala desa lingkar kampus IPB University mengucapkan terimakasih kepada IPB University dan seluruh donatur yang telah menyisihkan hartanya untuk masyarakat desa di lingkar kampus IPB University.

Syaehu mengungkapkan, tiap tahun IPB University telah memberikan perhatian yang luar biasa kepada kami, masyarakat lingkar kampus. Ini hal yang membanggakan masyarakat, dengan adanya IPB University yang memang sudah bekerjasama baik dalam rangka pembinaan sosial, keagamaan maupun bentuk binaan lainnya.

“Oleh karena itu kami menghaturkan terimakasih kepada IPB University yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat kami, terutama bagi mereka yang benar-benar terdampak akibat wabah Covid-19 ini. Mudah-mudahan para donatur dan segenap jajaran IPB University senantiasa diberi kesehatan dan kelancaran rezeki serta amalnya dicatat oleh Allah SWT,” tuturnya. (Siedoo) 

Apa Tanggapan Anda ?