Daerah Inovasi

Rumah Main Cikal Kenalkan 3 Ide Unik untuk Anak Usia Dini

JAKARTA - Pemerintah telah menetapkan aturan baru yakni pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Di mana masyarakat harus tetap tinggal di rumah, sekolah atau tempat kerja ditutup, mode penggunaan transportasi dibatasi, tempat ibadah di tutup. Serta pelarangan kegiatan berkerumun, demi mengurangi aktivitas di luar rumah untuk menekan penyebaran Covid-19.

Dalam kondisi yang demikian, orangtua pasti harus mencari banyak aktivitas bagi anak-anak usia dini, selain memainkan gawai untuk mengatasi kebosanan. Dalam upaya mengurangi anak bermain gawai, Rumah Main Cikal memberikan ide kegiatan seru untuk orang tua bersama anak-anak saat #DiRumahAja.

  1. Bermain Playdough
Tante Dewi Rumah Main Cikal Bintaro. (foto: courtesy Youtube).

Menurut Dewi, pendidik di Rumah Main Cikal Bintaro, anak-anak usia dini terbiasa mengeksplorasi sekitarnya dengan panca indra. Berdasarkan tahap perkembangan usia dini, anak-anak menstimulasi dan mengeksplorasi dunianya dengan panca indra.

“Dengan bahan-bahan sederhana, seperti tepung maizena, tepung terigu, garam, dan pewarna makanan, orang tua bisa mengajak anak bermain membuat Playdough bersama-sama,” ujarnya.

Terdapat 4 manfaat yang bisa diperoleh bagi anak usia dini ketika bermain Playdough bagi anak. Yaitu, membantu menstimulasikan motorik halus dan sensorik anak, menstimulasi keterampilan berbicara pada anak dimulai dari kosakata yang sederhana.

“Kemudian juga, melatih keterampilan kognitif pada anak, dan mengekspresikan emosi dan membuat pilihan sederhana,” jelas Dewi.

Dijelaskan Dewi, dalam membuat Playdough ini, anak-anak akan terlibat langsung dalam pembuatannya. Mereka akan menyentuh, mengaduk, mencampur, dan menyentuh semua tekstur, mulai dari yang kering, basah sampai yang padat lagi.

“Selain itu, anak-anak juga belajar mengenal instruksi sederhana, mengenal bentuk dan berhitung dalam pembuatan Playdough ini,” jelasnya.

2. Bernyanyi Bersama Orang tua

Tante Vanya dan Tante Ari Rumah Main Cikal Serpong. (foto: courtesy Youtube)

Dengan menggunakan gitar, orang tua bisa mencari lagu yang liriknya mudah dihafal anak-anak, dan anak-anak suka menyanyikannya. Kegiatan bernyanyi bersama di rumah dapat menstimulasi keterampilan bicara.

“Dapat juga membangun hubungan yang hangat antara anak dan orang tua,” kata Ari, salah satu pengajar.

Untuk pemilihan lagunya, misalnya lagu ‘Sayang Semuanya’. Karena lagu ‘Sayang Semuanya’ ini memang untuk anak-anak usia dini.

“Kosa kata pada lirik lagi ini sederhana, terdapat pengulangan, dan lagunya pendek,” jelas Ari.

3. Membuat Buku Sensorik

Selain bermain kegiatan di atas, ada pula kegiatan menarik, yakni membuat Buku Sensorik. Tujuan dari kegiatan ini untuk melatih kemampuan sensorik anak. Agar anak mampu menggunakan indra dalam tubuhnya untuk menafsirkan kejadian di sekitarnya.

“Bahan-bahan yang digunakan dalam membuat buku ini mudah sekali didapat di sekitar kita. Misalnya, kertas gerigi atau lainnya yang agak tebal, bubble wrap, sponge cuci piring, batu, cat, kancing, bulu atau benda yang memiliki tekstur lainnya,” jelas Izza pengajar di Rumah Main Cikal Pakubuwono.

Menurut Izza, dalam pembuatan Buku Sensorik ini, orang tua juga bisa sembari memperkenalkan kepada anak tentang warna, nama benda dengan cara yang berulang. Juga mengajak anak terlibat dalam prosesnya, seperti menempelkan benda-benda di atas kertasnya, atau menarik pita.

Selain meningkatkan kemampuan sensorik, Litya-pengajar lain- menambahkan, anak juga dilatih kemampuan komunikasinya. Untuk meningkatkan kemampuan komunikasi anak, bisa diasah melalui kegiatan memilih dan mengkomunikasikan tentang segala yang dirasakan oleh anak-anak.

“Yaitu yang dirasakan saat memegang benda yang ditempel di Buku Sensorik,” ujar Litya.

Saat anak bosan ketika melaksanakan program #DiRumahAja, kegiatan di atas dapat dilakukan oleh orang tua, untuk meningkatkan keakraban anak dan orang tua.

“Jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan dengan mencuci tangan dan konsumsi makanan sehat selama #DiRumahAja. Selamat menikmati waktu bersama anak-anak tercinta,” pungkas Litya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?