Advertorial Daerah

Tanamkan Jiwa Wirausaha Sejak Dini, Sekolah Gelar Marketing Day

MAGELANG – Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak – kanak (TK) Islam Terpadu (IT) Zaid Bin Tsabit 1 Ambartawang, Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah mengadakan Marketing Day, Jumat (10/1/2020). Kegiatan bersifat tahunan tersebut diikuti  semua warga sekolah, komite dan wali murid.

“Ini memang program KB TK setiap satu tahun satu kali, kadang di semester pertama atau kedua. Kegiatan ini tentang pengenalan ke anak untuk melatih jual beli, bersosialisasi dan mengenal mata uang,” kata Kepala TK IT Zaid Bin Tsabit 1, Atik Setyowati, S.Pd.

Pihak sekolah mengadakan kegiatan tersebut untuk menanamkan jiwa wirausaha sejak dini kepada anak – anak. Adanya proses transaksi jual beli, menjadi satu bagian untuk lebih memahamkan kepada anak tentang bersosialisasi dengan komunikasi yang aktif.

Pada kesempatan tersebut juga diadakan lelang hasil karya seni anak, penggalangan dana bantuan untuk anak yatim dan Palestina. Pihak sekolah bekerja sama dengan lembaga amil zakat infak dan sedekah (Lazis) dalam penyaluran dana bantuan.

Tim Kesiswaan, Ani Kurniawati, S.Pd mengatakan, Selasa (7/1/2020) sekolah mengadakan lomba kolase, menggambar dan finger printing. Awal masuk semester memang tidak langsung ke pembelajaran, namun terlebih dulu diisi dengan kegiatan – kegiatan yang menumbuhkan semangat belajar anak.

“Jadi awal masuk semester dua, habis libur panjang kan perlu disemangati lagi salah satunya dengan mengadakan lomba tersebut,” kata Ani.

Dijelaskannya, karya siswa yang mendapat juara, kemudian di lelang dalam kegiatan Marketing Day. Harga dimulai dari tiga puluh ribu rupiah, selanjutnya wali murid akan melelangnya dan penawar harga tertinggi akan memperolehnya. Hasil uangnya akan didonasikan ke Palestina.

Saat ini, sekolah sedang dalam tema hujan yang masuk dalam pembelajaran sentra. Materi yang diberikan kepada anak seperti kaitannya dengan sains alam.

“Nanti ada percobaan – percobaan tentang hujan, seperti pelangi. Kemudian adab – adab bila turun hujan, anak – anak bisa bersyukur dan membaca doa. Masa orientasi siswa selama dua pekan ini sudah selesai dan kita akan mulai pembelajaran di pekan depan,” ujarnya.

Waka Kesiswaan, Dra. Yani  Sumarni, S.Pd menuturkan, sangat bersyukur dengan program atau kegiatan yang sudah dijalankan dengan lancar.  Semua yang terlibat sangat antusias dan mampu memotivasi anak – anak.

“Wali murid juga alhamdulillah antusias untuk mengikuti program – program yang ada di sekolah. Setiap satu semester satu kali kita ada rapat kerja, kita programkan,” ungkap Yani.

Terdapat program OTM (Orang Tua Mengaji) yang dilaksanakan satu bulan satu kali. Teknis pelaksanaannya dilakukan setiap kelas, namun ada agenda gabungan semua kelas menjadi satu dari kelas playgroup sampai TK yang diadakan setiap triwulan satu kali.

Hal tersebut menjadi salah satu upaya dalam penyamaan persepsi pendidikan kepada anak, antara sekolah dan wali murid.

“Itu merupakan suatu kerja sama antara wali murid dengan sekolah, apa yang diprogramkan sekolah itu harapannya ada kerja sama yang baik. Kalau sudah ada kerja sama, akan mudah untuk memajukan, melejitkan dan mengembangkan potensi pada anak,” tandasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?