Ilustrasi guru mengajar. (sumber: sumselupdate.com)

Daerah

Di Era Derasnya Informasi, Guru Dituntut Inovatif dan Kreatif


JABAR - Guru mestinya bukanlah sosok yang menakutkan bagi murid-muridnya. Guru diharapkan bisa menjadi sahabat bagi mereka. "Jadi, guru bisa menjadi teman diskusi yang menyenangkan bagi muridnya," kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Dewi Sartika.

Menurutnya, zaman dulu guru adalah satu-satunya sumber informasi. Namun, sekarang ada mesin pencari informasi yang luar biasa, yakni Google dan Youtube. Dengan hanya menggunakan dua jari, semua informasi yang dibutuhkan tersedia.

"Oleh karena itu, guru harus inovatif dan kreatif agar siswa merasa nyaman dan mendapatkan segala jenis informasi yang mereka butuhkan. Jadikan mereka sahabat bagi kita," imbaunya.

Selain itu, lanjutnya, pendidik dituntut terus meningkatkan kapasitas, karena Jabar terus berusaha menjadi provinsi terbaik.

"Ini juga sebagai tantangan dari Pak Gubernur yang menginginkan adanya peningkatan kesejahteraan. Tentu kita sebagai keluarga pendidikan harus memfasilitasi SDM yang kita kembangkan agar pendidikan tersebar ke seluruh pelosok wilayah di Jabar," tutur Kadisdik.

Sementara itu, Direktur SEAMEO, Gatot Hari Priowirjanto mengajak satuan pendidikan untuk berinovasi dalam proses pembelajaran. Salah satunya, bersinergi dengan satuan pendidikan lainnnya, baik di dalam maupun luar negeri.

“Kita harus jailn kerja sama, seperti mempelajari budaya masing-masing daerah atau membuka forum diskusi dengan satuan pendidikan lainnya,” ujarnya.

Dengan perkembangan teknologi komunikasi yang pesat, lanjutnya, hal tersebut tentu bisa direalisasikan. Ia pun mencontohkan inovasi yang dilakukan SMA di wilayah Tangerang yang melakukan interaksi di ruang kelas dengan sekolah yang ada di Rusia guna mempelajari budaya masing-masing melalui fitur video call.

“Beberapa SMP, SMA, dan SMK di Jabar juga sudah melakukannya. Seperti, SMP di Kuningan dan Cirebon. Diharapkan hal itu bisa ditingkatkan oleh sekolah lainnya,” pungkasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
Dirgahayu RI Kota Magelang