Daerah

Mahasiswa Hendaknya Jangan Seperti Kupu-kupu

BANJARMASIN - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, Kalimantan Timur, Mujiburrahman memberikan pesan kuat kepada 2.779 mahasiswa baru dalam Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Pimpinan di universitas tersebut berharap mahasiswa hendaknya jangan seperti kupu-kupu, kuliah-pulang, kuliah-pulang, begitu saja.

Dinyatakan, mahasiswa harus memaksimalkan waktu yang dimiliki untuk mengembangkan potensi akademik, minat, bakat dan kegemarannya.

Menurut Mujib, PBAK menjadi sarana efektif untuk mengembangkan potensi akademik dan potensi kemahasiswaan sekaligus.

“Mahasiswa Baru UIN Antasari harus mengenal kultur dan budaya akademik dan kemahasiswaannya dengan baik, agar sukses menjalani studi,” katanya.

PBAK Tahun akademik 2019/2020 berlangsung selama 10 hari, dari 30 Juli hingga 9 Agustus 2019. Kegiatan wajib tahunan ini mengusung tema “Transformasi intelektual menuju mahasiswa kosmopolitan yang bermoral dan peduli sosial”.

“Anda semua merupakan orang-orang yang beruntung, di antara puluhan ribu orang. Karena, berkesempatan masuk perguruan tinggi. Jangan sia-siakan kesempatan ini,” pesannya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Nida Mufidah mengatakan, PBAK menjadi tempat untuk mendesiminasikan moderasi beragama dan melatih kepedulian mahasiswa pada persoalan-peroslan sosial.

Kepala Seksi Kemahasiswaan Ditjen Pendidikan Islam Kemenag, Ruchman Basori berharap PBAK dilingkungan PTKIN menjadi momentum memperkenalkan dunia akademik dan kemahasiswaan dengan pendekatan yang menyenangkan.

“PBAK harus menjadi wasilah untuk mengantarkan penciptaan profil mahasiswa PTKI yang komitmen pada nilai-nilai kebangsaan sekaligus komitmen pada nilai-nilai keislaman,” tandasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?