Guru-guru PAUD membuat berbagai macam kreasi tangan dari tanah liat

Daerah

Guru PAUD Berkarya dari Tanah Liat


MAGELANG – Sekitar 50 guru se Kecamatan Borobudur berkumpul di Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Omah Bocah Borobudur kemarin. Mereka menggelar kegiatan rutin evaluasi dan pembenahan administratif sekolah. Para guru yang hadir ini berasal 20 lembaga sekolah di sekitar Borobudur.

Selain membahas evaluasi proses mengajar, mereka juga belajar membuat gypsum dari casting untuk mencetak dengan tanah liat. Selama proses pembelajaran, para guru dipandu instruktur Priyo Pr, Owner Omah Sawah Borobudur. Peserta mencampur media gypsum dengan komposisi air di ember plastik. Proses ini seperti membuat adonan tepung roti dari gandum.

Sementara tutorial dari awal yaitu membuat master objek mulai binatang, buah dan mobil dari tanah liat. Setelah selesai, baru dibingkai dengan penyekat foam. Kemudian, dituangkan adonan gypsumnya dan tunggu beberapa saat cetakan negatif dari gypsum mengering di bawah terik matahari. Langkah akhir melepaskan sekat foam dan tanah liat.  Hasil karya para guru sudah bisa dilihat sesuai dengan objek yang dipilih.

Ketua Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kecamatan Borobudur Tri Puji Rahayu berharap, kegiatan pembelajaran seperti ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Tujuannya untuk pembekalan aplikasi pada anak didik PAUD. Selain dapat mengenal tekstur tanah liat, kegiatan ini juga dapat mengembangkan pola imajiner anak.

“Seperti pada bidang, bentuk serta ukuran yang berkaitan dengan besar kecilnya benda yang dibentuk,” jelasnya.

Sementara, salah satu pendidik Yanti Toifah dari PAUD Roudlotuththolibin Desa Candirejo Borobudur mengucapkan banyak berterima kasih adanya pelatihan seperti ini. Peserta pelatihan menerima pembekalan dari segi mutu dan kualitas materi pembelajaran.

“Materi ini untuk berkarya, sebagai salah satu kreatifitas metode penyampaian guru kepada anak  didiknya,” katanya.

 

Apa Tanggapan Anda ?