Nasional

Selamat! Jabar Juara Pertama OSN 2019 Tingkat SMP

YOGYAKARTA – Nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) melejit dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun 2019 jenjang SMP. Provinsi yang dipimpin oleh Ridwan Kamil tersebut menjadi juara pertama dalam kompetisi pelajar di Yogyakarta belakangan ini.

Jabar berhasil menggondol16 medali dari 90 total medali yang diperebutkan. Medali yang diperoleh terdiri dari 2 medali emas, 8 medali perak, dan 6 medali perunggu.

Semua itu didapar daru tiga bidang yang dilombakan. Yaitu, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Matematika.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Sesjen Kemendikbud), Didik Suhardi menyatakan dalam menggapai prestasi diperlukan dedikasi, waktu, perhatian, dan semangat yang tinggi dari para siswa peserta OSN, maupun dari para guru pembina.

"Prestasi ini pasti diperoleh dengan kerja keras. Semua adalah yang terbaik, dari yang terbaik," ujar Didik.

Ia berpesan agar para siswa, sekolah, dan guru dapat mempersiapkan diri untuk unjuk kemampuan sains di skala internasional.

"Mohon berikan pelatihan dan penyuluhan bahwa olimpiade adalah pekerjaan sangat panjang dan perlu kerja keras,” tandasnya.

Dinyatakan, ada pembinaan luar biasa karena menyesuaikan dengan olimpiade di tingkat internasional, disetarakan dengan internasional agar ketika dikirim ke tingkat internasional tidak terlalu menjadi hambatan.

Didik berharap agar prestasi OSN dapat merata pada seluruh siswa di tanah air, khususnya para siswa dari Indonesia bagian timur.

"Saya berharap betul, prestasi OSN dapat diraih juga oleh siswa dari luar Jawa. Sehingga, dapat tercapai pemerataan pendidikan. Salah satunya melalui pencapaian kompetisi nasional, yaitu seperti Olimpiade Sains Nasional," jelas Didik.

"Saya beri semangat betul bagi anak provinsi luar Jawa untuk bisa merebut piala bergilir (OSN) yang diraih teman-teman dari pulau Jawa," ujar Didik.

Kepada para guru selaku pelatih dan pembina siswa, Didik berpesan untuk segera mempersiapkan diri mengikuti ajang olimpiade sains skala internasional.

"Ada olimpiade internasional, jangan berpuas diri, Kemendikbud akan memanggil siswa berprestasi di (OSN) tingkat nasional untuk mengikuti kompetisi di tingkat internasional," pesan Didik.

Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dir. PSMP, Ditjen Dikdasmen Kemendikbud), Poppy Dewi Puspitawati, menjelaskan partisipasi siswa dari seluruh wilayah Indonesia sangatlah penting untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pembelajaran di bidang sains.

OSN, lanjut Poppy, merupakan ajang yang dapat berdampak sistemik bagi ekosistem pendidikan di Indonesia, yaitu mendorong para pemangku kepentingan layanan pendidikan agar dapat memfasilitasi prestasi siswa SMP di ajang skala nasional.

"OSN ini ajang bergengsi karena pemenangnya memiliki kebanggaan tersendiri, dapat memperoleh beasiswa ke universitas ternama di Indonesia," ujar Poppy.

Kebanggaan ini, menurut Poppy, menjadi stimulus bagi pemerintah daerah, atau sekolah untuk mendukung kemampuan sains para siswa perwakilan wilayah masing-masing.

"Disinilah, secara tidak langsung, kegiatan OSN menggerakkan semua komponen ekosistem pendidikan dalam rangka meningkatkan proses peningkatan mutu pendidikan di bidang sains," tutupnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?