Nasional

Undip Akan Tampung 9.926 Mahasiswa Baru

SEMARANG - Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah akan menerima sebanyak 9.926 mahasiswa baru pada tahun ajaran ini. Jumlah mahasiswa baru yang diterima ini mengalami peningkatan dari dua tahun sebelumnya.

Berdasarkan SK Rektor Nomor 413/UN7.P/HK/2019, Undip tahun ini akan menampung sebanyak 9.926 mahasiswa melalui jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri), ; SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dan Ujian Mandiri (UM). Sebagai perbandingan, Tahun 2017 daya tampung Undip sebanyak 9.575 dari total pendaftar sebanyak 38.195.

Prodi Farmasi sebagai prodi dengan tingkat keketatan yang tinggi untuk kelompok Saintek dan Kelompok Soshum keketatan tertinggi pada Prodi Ilmu Komunikasi. Di tahun 2018 Undip menerima sebanyak 9.559. Prodi Farmasi memiliki keketatan tertinggi untuk kelompok Saintek dan Prodi Administrasi Bisnis, FISIP untuk kelompok Soshum.

Bersamaan dengan pemeriksaan dokumen mahasiswa yang diterima melalui Jalur SNMPTN yang dilaksanakan mulai Selasa (18/6/2019), Undip juga sudah membuka pendaftaran melalui jalur UM.

“Informasi lengkap sudah kita upload di web Undip www.um.undip.ac.id; atau melalui saluran telp help desk kami,” kata Ketua Panitia Pelaksana Penerimaan Mahasiswa Baru Undip 2019, Prof. Ir. Eddy Rianto, M.SC, PhD.

Ia menegaskan Undip tidak menentukan passing grade standard minimal nilai UTBK yang digunakan untuk mendaftar SBMPTN. Semua peserta yang memiliki nilai UTBK boleh mendaftar dan nantinya akan bersaing dengan peserta lain yang memilih prodi atau fakultas yang sama.

“Nilai UTBK kan yang berwenang mengeluarkan lembaga LTMPT. Jadi ya calon mahasiswa harus betul-betul mencermati dan bisa memprediksi sendiri pilihan prodinya dengan mempertimbangkan PTN mana yang dituju, Fakultasnya, Prodi apa, daya tampung dan keketatan persaingan di prodi tersebut,” jelas Guru Besar Peternakan Undip yang juga Kepala LP2MP.

Sementara itu, setelah menerima sebanyak 2.146 calon mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN, tahun ini Undip menyediakan daya tampung sebanyak 4.850 calon mahasiswa dari jalur SBMPTN.

Selain kedua jalur masuk perguruan tinggi yang sudah dikenal masyarakat, Undip juga menyediakan jalur Ujian Mandiri. Termasuk didalamnya Seleksi Bibit Unggul Berprestasi (SBUB) bersumber dari calon mahasiswa yang memiliki prestasi Akademik, Seni dan Olahraga serta Jalur IUP (khusus untuk kelas internasional).

Mulai tahun 2019, ada hal yang berbeda dalam penerimaan mahasiswa baru di seluruh perguruan tinggi negeri, khususnya jalur SBMPTN. Sebelum calon mahasiswa mendaftarkan pilihan Prodinya melalui SBMPTN, beberapa waktu lalu mereka diwajibkan mengikuti UTBK (Ujian Test Berbasis Komputer) yang diselenggarakan secara nasional oleh Lembega Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

LTMPT memberikan kesempatan maksimal 2 kali test bagi peserta untuk memperoleh nilai yang digunakan untuk mendaftar SBMPTN. Mereka yang sudah diterima melalui jalur SNMPTN otomatis tidak bisa mendaftar SBMPTN.

"Dan Mereka yang tidak mengikuti UTBK, juga tidak bisa mendaftar SBMPTN, karena tidak memiliki nilai UTBK yang digunakan sebagai saringan masuk SBMPTN,” imbuh Nuswantoro Dwiwarno, Kepala Humas Undip.

Sementara itu, Dr. Bambang Cahyono, DeA, Kapus Admisi dan Promosi Pendidikan LP2MP Undip menambahkan bahwa tahun ini calon mahasiswa yang mendaftar melalui jalur IUP (klas Internasional) mengalami kenaikan tajam. Demikian juga dengan jalur SBUB.

Tahun 2018 ada 407 pendaftar dan ditahun ini ada 740 pendaftar.

“Kalau kuota prodi sudah terpenuhi, kita tidak membuka untuk gelombang II jalur IUP, kecuali kalau prodi Saintek masih kosong akan kita buka gelombang II,” tandasnya. (Siedoo) 

Apa Tanggapan Anda ?