Daerah

Empat Siswa di Jatim Sulap Limbah Menjadi Robot Ekskavator

JATIM - Di zaman now para anak milenial dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk membuat suatu kreatifitas yang unik. Ide dari media, internet, dan lain-lain dapat menumbuhkan para pelajar, yang termasuk anak milenial, membuat robot untuk memudahkan pekerjaan manusia.

Hal itu setidaknya dilakukan empat siswa SMP N 1 Kecamatan Sambeng, Lamongan, Jawa Timur (Jatim). Mereka membuat karya robotik ekskavator berbahan limbah.

"Belajar dari Youtube yang kemudian kami terapkan sesuai dengan kondisi kami, terutama di daerah kami di Sambeng," ujar Pandu Crisna dilansir dari detik.com.

Selain Pandu adalagi Aryo Budi, Andala dan Rendy Permana. Robot yang mereka buat berbahan limbah yang menurut orang lain tidak bermanfaat kembali. Robot ini berbahan mika plastik, tusuk sate, selang infus dan alat suntik yang sudah tak terpakai.

Robot ini bekerja dengan dasar tekanan air. Cara membuatnya mika dipotong sesuai keinginan dan direkatkan menggunakan lem. Kemudian alat-alat suntik dan selang infus dirakit hingga membentuk ekskavator.

Para pelajar membuat robot ini tidak memakan waktu yang lama yaitu hanya 1 hari pengerjaan. "Tidak memakan waktu yang lama dalam mengerjakannya. Untuk robotik seperti ekskavator ini kami membutuhkan waktu hanya satu hari," jelas Aryo.

Di sisi lain, lima santri dari Ponpes Internasional Sains dan Teknologi (INSAT) Muhammadiyah Banyuwangi, Jawa Timur berhasil mengembangkan robot yang berfungsi untuk pemadam kebakaran (damkar) dan membersihkan sampah. Proses pembuatan robot terbilang tidak lama karena hanya membutuhkan 2 bulan dan menelan biaya 7 juta.

"Proses pembuatan roboy ini membutuhkan waktu 2 bulan," ujar Ustaz Ajuslan salah satu Ustaz yang membimbing santri dilansir dari jatimnow.com.

Robot ini terbagi menjadi dua tahap yaitu desain dan perakitan. Setelah desainnya jadi kemudian dirakit. “Proses yang paling susah adalah pemrogaman robot," jelas Bima salah satu santri yang membuat robot. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?