Mahasiswa D3 Teknik Telekomunikasi ITTP ciptakan sistem Smartkey pada sepeda motor. foto : Humas ITTP

Inovasi

Kunci Hilang, Picu Nikido Ammar Ciptakan Sistem Smartkey Sepeda Motor


Siedoo, Nikido Ammar, mahasiswa D3 Teknik Telekomunikasi Institut Teknologi Telkom Purwokerto (ITTP) Banyumas, Jawa Tengah mempunyai pengalaman yang cukup pahit. Ia pernah kehilangan kunci sepeda motor saat hendak pulang ke kos, setelah sebelumnya berbelanja kebutuhan pribadi di salah satu mall di Kota Purwokerto.

Seketika, ia pun sangat bingung ketika sadar kehilangan kunci tersebut. “Berawal dari itulah, saya mulai berpikir untuk menciptakan alat yang smart atau pintar guna mengatisipasi, apabila terjadi kehilangan kunci sepeda motor,” jelasnya.

Sebagai kampus berbasis teknologi informasi dan komunikasi atau dalam istilah modern disebut dengan ICT (Information, Communication, and Technology), mahasiswa tersebut berhasil menciptakan alat Smartkey pada sepeda motor. Nikido didampingi dosen pembimbing dan langsung mendemontrasikan alat tersebut, dan mampu bekerja secara optimal.

Tidak ada kendala yang terjadi. Demonstrasi alat dilakukan di lapangan Basket Institut Teknologi Telkom Purwokerto.

Mahasiswa yang baru di wisuda akhir pekan kemarin ini menambahkan, untuk membuat komponen Smartkey sepeda motor harus melalui beragam tahap dan berbagai macam uji coba. Smartkey sepeda motor ini menggabungkan dua teknologi kekinian, yaitu menggunakan smartphone sebagai second tools dan perangkat arduino yang digabungkan dengan perangkat bluetooth HC-05, sensor accelerometer, relay 2 channel, dan multimeter digital sebagai first tools atau bisa disebut juga otak sistem Smartkey agar bisa bekerja.

Salah satu tampilan di layar HP android, sistem Smartkey pada sepeda motor. foto : Humas ITTP

Sistem yang ditawarkan dalam Smartkey sepeda motor yang dibuat terdapat dua fungsi. Yaitu untuk menyalakan dan mematikan starter secara otomatis, dan sebagai sistem pengaman sepeda motor ditandai dengan bunyi alarm.

“Semua sistem tersebut dikendalikan langsung oleh aplikasi berbasis android pada smartphone,” tambahnya.

Sementara, Dosen Pembimbing sistem Smartkey sepeda motor Muntaqo Alfin Almanaf S.T., M.T., menjelaskan, alat yang dibuat mahasiswa ini sangat menarik dan unik. Di tengah perkembangan zaman seperti sekarang ini, memang sangat dibutuhkan peran mahasiswa dalam melakukan beragam riset unggulan, khususnya dalam bidang ICT.

“Saya harap penelitian ini bisa terus  dikembangkan dan segera mungkin dibuat HAKI (Hak Kekayaan Intelektual). Hal ini mengantisipasi agar tidak ada pembajakan pada karya mahasiswa, khususnya mahasiswa Institut TeknologI Telkom Purwokerto. Pihak kampus terbuka sekali untuk membantu mahasiswa jika mereka membutuhkan kami,” jelasnya. (*)

Apa Tanggapan Anda ?