Daerah

Di Kabupaten Magelang 176 Capai Passing Grade, Waspadai Penipuan

MAGELANG - Dari 3.078 pelamar CPNS Kabupaten Magelang yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, hanya 3.030 yang mengikuti tes SKD CPNS di Gedung Wiworo Wiji Pinilih Kota Magelang, Jawa Tengah, Rabu - Sabtu (31/10-3/11/2018). Dari jumlah tersebut yang nilainya bisa memenuhi ambang batas atau passing grade hanya 176 orang. Bila diprosentasikan hanya 5,8 persen. Skor tertinggi 415 untuk pelamar posisi perawat di RSUD Muntilan.

Jumlah kebutuhan formasinya, kabupaten yang diapit empat gunung tersebut, Merapi, Merbabu, Sumbing, Sindoro adalah 259 CPNS. Meliputi, 161 tenaga kependidikan, 83 tenaga kesehatan, 6 tenaga pendukung infrastruktur dan 9 formasi khusus untuk tenaga honorer eks kategori II (honorer K2).

"Jadi sampai saat ini belum ada perubahan passing grade ya," demikian kutipan pernyataan dari akun instagram bkppdmagelangkab.

Sebagaimana diketahui, passing grade untuk jalur umum nilai TWK 75, TIU 80, dan TKP 143. Dalam akun resmi BKPPD Kabupaten Magelang tersebut juga dituliskan akan pelamar supaya berpedoman pada pengumuman dan info resmi dari sumber-sumber yang dapat dipercaya. Di antaranya lewat website bkppdmagelangkab.go.id.

"Selalu waspadai segala bentuk upaya penipuan. Semua proses seleksi CPNS tidak dipungut biaya. Apabila ada pihak-pihak yang mengaku bisa membantu dengan imbalan dan sebagainya, sudah pasti itu adalah upaya penipuan," tulisnya lebih lanjut.

"Rilis hasil SKD resmi sedang diproses. Sabar ya. Ngadmin minta maap kalo ini agak lambat," tulisnya lagi.

Dari unggahan Senin (5/11/2018) siang tersebut, hingga Senin petang sudah ada 15 komentar yang menanggapi. Di antaranya datang dari akun instagram dengan nama najmaliena_almubarok.

"Siap min!!! slalu sbar menunggu. smga ada perubahan. Aamiin. Dan semoga tidak ada yg bermain dibelakang lyar," tulisnya.

"Apakah akan dirangking per formasi?? atau mungkin akan dirangking per instansi?" tanya akun dengan nama ezymamsrasyid.

Di Aceh Banyak Tidak Lolos

Di sisi lain, Kepala Kantor Regional XIII, Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Aceh, Makmur Ibrahim SH MHum, menanggapi minimnya peserta calon CPNS yang lulus ujian CAT SKD tahun 2018. “Hasilnya memang kurang (peserta yang lulus). Saya sudah keliling seluruh Aceh dan hasilnya belum banyak peserta yang memenuhi passing grade. Jadi bagaimana kebijakan lanjutannya, kita tunggu saja,” ungkapnya dilansir dari serambinews.com.

"Mungkin nanti ada solusi alternatif dari Menpan. Pasti nanti Menpan akan memanggil kita. Karena bukan hanya di Aceh, tapi di luar Aceh juga banyak peserta tidak mampu menempuh passing grade,” tambahmya.

Dinyatakan, minimnya pelamar yang memenuhi passing grade tidak hanya terjadi di Aceh. Tetapi hampir merata di seluruh Indonesia.

“Kejadian serupa bukan hanya di Aceh tapi juga secara nasional. Ini ibarat kita mencari mutiara dulu lah. Kalau tidak ada mutiara maka kita cari emas 99 (emas London), atau emas 24, 22. Tapi seperti apa nantinya, itu kewenangan pemerintah,” katanya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?