Daerah

Ini Dia 5 Lokasi Tes CPNS di Jawa Barat, Sehari 5 Sesi

JAWA BARAT - Lokasi tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) CPNS tahun 2018 menjadi perkara wajib yang diketahui bagi pendaftar CPNS. Termasuk bagi pelamar untuk formasi tenaga pendidik yang sudah lolos administratif. Di Jawa Barat (Jabar) ada lima lokasi tes SKD. Mana saja itu?

1. Stadion Sport Jabar Arcamanik di Kota Bandung untuk lokasi tes CPNS pemprov Jabar, Sumedang, Karawang, Kota Bandung, Subang, Kota Cimahi, serta Kabupaten Sukabumi.

2. Universitas Telkom (Tel-U), Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung untuk tes CPNS Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Kabupaten Bekasi, serta Purwakarta.

3. Komplek Pemda Tegar Beriman di Cibinong, Kabupaten Bogor, untuk lokasi tes CPNS Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kota Sukabumi, serta Kota Depok.

4. Gedung Serbaguna Balaikota Tasikmalaya di Bungursari, Tasikmalaya, untuk lokasi tes CPNS Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmaya, Garut, Kota Banjar, Pangandaran, dan Ciamis.

5. The Radiant Hotel Cirebon untuk tes CPNS Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Indramayu, serta Majalengka.

“Di lima lokasi ini semuanya seragam ada 5 sesi. Per hari 5 sesi, satu kali sesi 90 menit," kata Kepala Kantor Regional III Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Bandung Imas Sukmariah dilansir dari tempo.co.

Tes CAT CPNS di lima lokasi itu akan diselenggarakan mulai tanggal 26 Oktober 2018. Setiap hari 5 sesi.

"Kalau misalkan di Stadion Sport Jabar Arcamanik ini ada 500 komputer, berarti satu sesinya untuk 500 orang," tambahnya.

Sementara itu, dalam rilis BKN, sesuai dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 637 Tahun 2018 tentang penetapan instansi yang menggunakan sistem CAT BKN dan CAT UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer), pelaksanaan seleksi CPNS dengan CAT akan berlangsung di 269 titik. Rinciannya:

1.CAT BKN digunakan di 237 titik yang meliputi:

a) 26 titik di Kanreg BKN, UPT BKN dan Kantor Pusat BKN

b) 193 titik di provinsi/kab/kota

c) 18 titik di Instansi Pusat

2. CAT UNBK Kemendikbud akan digunakan di 32 titik.

“Digunakannya CAT UNBK (selain CAT BKN) bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan penyelenggaraan seleksi nasional CPNS ini mengingat banyaknya Kabupaten/Kota yang memperoleh formasi CPNS tahun 2018,” kata Kepala Biro Humas BKN Ttd Mohammad Ridwan.

Pelaksanaan seleksi CPNS terdiri dari :

1. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Peserta seleksi CPNS yang telah lulus pada seleksi administrasi dari instansi, selanjutnya akan mengikuti Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelejensia Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Soal seleksi CPNS dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) berasal dari konsorsium Perguruan Tinggi dan dienkripsi oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)

2. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Setelah lulus ambang batas kelulusan ( passing grade) SKD, maka sebanyak 3x formasi pada setiap jabatan yang mendapat alokasi formasi akan mengikuti SKB.

Rincian penjelasan terkait materi SKB yakni:

  • Materi SKB ditetapkan oleh instansi pembina Jabatan Fungsional
  • Dalam hal instansi pembina jabatan fungsional atau instansi yang membidangi urusan jabatan belum siap menyusun materi SKB, maka soal SKB merujuk pada rumpun jabatan
  • Materi sebagaimana dimaksud pada huruf (a) dan (b) selanjutnya dikoordinasikan dan diintegrasikan ke dalam sistem CAT BKN dan CAT UNBK. (Siedoo)
Apa Tanggapan Anda ?