Reza Rahardian memberikan mata kuliah di UI. foto: ui.ac.id

Tokoh

Aktor Reza Rahardian Jadi Dosen UI, Ini Bukan Akting


JAKARTA – Aktor kenamaan Indonesia, Reza Rahardian mendadak menjadi dosen dalam waktu sementara. Universitas Indonesia (UI) menggandengnya untuk memberi mata kuliah (matkul) Olah Suara dan Penyajian pada mahasiswa program studi Vokasi Komunikasi.

Dalam memberi mata kuliah yang direncanakan selama empat bulan, September – Desember 2018, Reza akan bersama dengan praktisi dari berbagai profesi di industri komunikasi. Reza akan bersama Anis Illahi, Asep Sutresna, Bernaldi Pamuntjak, Chandra Novriadi, Hanny Nurahmawati, Harry Tanjung, Indra Jaya Sihombing, Muslikhin.

Lalu juga bersama Rahmat Edi Irawan (REI), Wida Septarini Wijayanti, Fadhil Patra, Ngurah Rangga Wisesa, Devie Rahmawati, dan Amelita Lusia.

“Kehadiran Reza dan para praktisi sebagai tenaga pengajar dimaksudkan untuk mewujudkan misi Pendidikan Vokasi. Yaitu menghasilkan sumber daya manusia yang memenuhi kebutuhan industri serta mampu bersaing dengan sumber daya manusia asing,” kata Ketua Program Studi Vokasi Komunikasi UI, Dr. Devie Rahmawati dilansir dari ui.ac.id.

Ditandaskan, pihaknya menyadari bahwa semenjak Asean Economic Community (AEC) 2015, Indonesia telah menghadapi “free flows of goods and services” termasuk “free flow of Professionals and Skilled Labors”.

“Tidak terkecuali dunia industri komunikasi dan kreatif,” tambahnya.

Kesempatan perdana Aktor Terbaik Asia Pasific Film Festival 2017 tersebut memberikan kuliah di kampus UI Depok, Kamis (13/9/2018) kemarin. Reza memberi kuliah di Semester Gasal 2018-2019.

Ditandaskan, mata kuliah tersebut dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa memiliki kemampuan identifikasi serta praktik olah suara dan teknik penyajian diri di berbagai platform media.

Sebagai pengajar kelas praktik, Reza bersama tim, membimbing para mahasiswa selama 4 hingga 6 jam di setiap pertemuan.

Mekanisme pengajaran ini diciptakan untuk memastikan peserta didik dapat langsung mempraktikkan pengetahuan yang diperoleh, dibawah bimbingan para ahli.

Di dalam kurikulum 2016, mahasiswa Program Vokasi tidak diperkenankan untuk memiliki beban pekerjaan rumah (PR), karena seluruh praktik dilakukan di laboratorium setinggi enam lantai di Gedung C Program Vokasi.

Reza Rahardian dan para profesional telah berkarier lebih dari 10 tahun di industri komunikasi. Hal ini tentu saja memiliki kompetensi metransfer keterampilan kepada para peserta didik yang dipersiapkan untuk langsung berkarir di industri.

Keunggulan ini sejalan dengan inti pengajaran program vokasi yang mengedepankan keterampilan dan keahlian nyata dari lulusannya.

Praktik pengajaran yang dilakukan oleh Reza ini lazim dilakukan di negara-negara maju.

“Para pengajar di industri yang kami sebut sebagai instruktur ini, selama dua semester akan memberikan pelatihan, pengawasan dan penilaian (3P) terhadap sejumlah mata kuliah, ” jelasnya.

Sederet artis dunia mengajar seperti Angelina Jolie, Alec Baldwin, James Franco, Kevin Spacey, Matthew McConaughey, Oprah Winfrey, Tyra Banks. Mereka telah mengabdikan sebagian waktunya untuk mengajar di berbagai Kampus Pendidikan Tinggi serta Program Vokasi di Amerika Serikat dan Eropa.

Program Vokasi UI melalui kurikulum 3-2-1, memberikan peluang bagi para praktisi untuk mengajar tidak hanya di dalam kampus UI. Namun, juga di kantor masing-masing pelaku industri.

“Untuk mempersiapkan tenaga kerja yang siap diserap oleh Industri, pada semester 4 dan 5, mahasiswa secara penuh menempuh studi dan praktik langsung di industri,” tandasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?