Daerah

Open Journal System, Solusi Permasalahan Masyarakat

PURWOKERTO - Institut Teknologi Telkom Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah sudah lama memiliki layanan jurnal dengan nama Infotel. Layanan jurnal tersebut ada sejak Institut Teknologi Telkom Purwokerto (ITTP) bernama Sekolah Tinggi Telematika Telkom Purwokerto (ST3).

Seiring berjalannya waktu, ITTP membuat layanan OJS (Open Journal System) sebagai penerus dari keberadaan layanan jurnal Infotel yang lebih dulu ada. Dengan adanya OJS ini, akan menambah semangat serta mendorong semua civitas akademika Institut Teknologi Telkom Purwokerto untuk terus mengembangkan riset – risetnya sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.

Berkaitan dengan peluncuran OJS itu, beberapa dosen perwakilan dari dua fakultas yaitu FTE (Fakultas Teknik Telekomunikasi dan Elektro) dan FTII (Fakultas Teknologi Industri dan Informatika) mempersiapkan layanan akses jurnal gratis di Laboratorium Pemograman gedung DC lantai 3 Institut Teknologi Telkom Purwokerto.

Akses jurnal gratis atau Open Journal System ini memang salah satu bagian dari visi institusi untuk memberikan beragam informasi yang berkenaan dengan riset atau penelitian di bidang ICT dan Telematic di era keterbukaan informasi seperti saat ini.

 

Open Journal System ini sudah bisa diakses langsung.

"Kami akan terus mengupayakan semua sistem publikasi terkait dengan riset/penelitian – penelitian dari seluruh civitas akademika Institut Teknologi Telkom Purwokerto. Mulai dari dosen maupun mahasiswa terintegrasi dalam satu akses (website) secara terbuka," kata Ketua LPPM Institut Teknologi Telkom Purwokerto Danny Kurnianto S.T M.Eng.

Dengan publikasi itu, sehingga jurnal/paper yang isinya terdapat deskripsi dari riset/penelitian para dosen dan mahasiswa, akan dengan mudah diakses serta diunduh masyarakat luas. Caranya melalui sistem online dan tidak dikenakan biaya, alias gratis.

Dia juga menjelaskan bahwa jurnal dengan berbasis OJS ini semuanya membahas mengenai penelitian/riset – riset yang berhubungan langsung dalam bidang Informatika, Telematika, Elektro, dan Industri Kreatif. Hal ini berdasarkan pada kemampuan/spesialisasi lembaga yang mengedepankan teknologi untuk masyarakat (Bridging Technology for Humanity).

Diharapkan, dengan hadirnya OJS yang dimiliki Institut Teknologi Telkom Purwokerto, bisa menjadi solusi atau pemecahan masalah yang tengah dihadapi masyarakat.

"Dimana masyakat dewasa ini, sikap dan perilakunya semakin hari semakin memanfaatkan dan menggunakan industri teknologi sebagai salah satu bagian yang tak terlepasakan dalam kehidupan sehari-hari," tandasnya.

Apa Tanggapan Anda ?