Decoder Binary to Decimal.

Inovasi

Inovasi Mahasiswa ITTP, Temukan Alat Peraga Pengatur Angka Binary


PURWOKERTO – Enam mahasiswa Institut Teknologi Telkom Purwokerto (ITTP) Banyumas, Jawa Tengah menemukan inovasi baru di bidang teknologi informasi. Mereka mampu menciptakan alat peraga pengatur angka – angka, atau nama lainnya adalah decoder binary to decimal. Alat ini dirancang sedemikian rupa untuk merubah masukan 4-bit bilangan biner menjadi angka desimal yang akan ditampilkan pada seven segment.

Rangkaian dari alat decoder binary to decimal terdiri dari berbagai macam komponen terbentuk. Yaitu : 1 buah seven segment dengan tipe Anoda, 1 buah Integrated Circuit Decoder 74LS47, 4 buah LED merah ukuran 3mm, 4 buah Resistor dengan ukuran 330 Ohm, 4 buah Resistor dengan ukuran 10 K Ohm, 4 buah Switch push button, dan Baterai 9v.

Decoder binary to decimal diciptakan mahasiswa S1 Telekomunikasi Institut Teknologi Telkom Purwokerto angkatan 2017. Atas nama Chandra Maulana, Dimas Fasqi Fahrezi, Hanif Adhitama, Ijma’u Rizki, Najmil Hana Sukroeni, dan Resi Amalia Utami. Alat ini diciptakan berdasarkan arahan dari dosen S1 Teknik Telekomunikasi Maimun Hasan, S.T. M.T., sekaligus menjadikan penciptaan alat ini sebagai tugas besar dari kegiatan rutin mahasiswa S1 Teknik Telekomunikasi selama satu semester.

“Ketika semua komponen tersebut sudah terkumpul, maka langkah selanjutnya adalah merangkai semua komponen dalam PCB universal. Kemudian akan disesuaikan dengan skema rangkaian yang sudah di desain sebelumnya,” jelas Resi Amalia Utami.

Rangkaian decoder binary to decimal ini mempunyai masukan berupa bilangan BCD 4-bit (masukan A, B, C dan D). Bilangan BCD ini dikodekan sehingga membentuk kode tujuh segmen yang akan menyalakan ruas-ruas yang sesuai pada seven segment.

“Masukan BCD diaktifkan oleh logika ‘1’, dan keluaran dari decoder IC 74LS47 adalah aktif low,” jelasnya.

Terapkan seven segment, mahasiswa Prodi S1 Teknik Telekomunikasi ciptakan alat decoder binary to decimal.

Dia menambahkan, untuk cara kerja alat, ketik memasukkan bilangan BCD melalui tombol yang ada pada rangkaian. Maka IC Decoder 7447 akan mengonversi inputan yang diberikan menjadi sebuah outputan yang bisa ditampilkan pada sebuah seven segment yang bertipe anoda. Sehingga alat ini dinamakan decoder binary to decimal.

“Harapan dari penciptaan alat ini, mahasiswa dan mahasiswi termotivasi untuk menemukan alat – alat yang berhubungan dengan teknik telekomunikasi. Baiknya alat tersebut belum pernah diciptakan,” jelas Dosen S1 Teknik Telekomunikasi Maimun Hasan S.T M.T.

Apa Tanggapan Anda ?