Ilustrasi SBMPTN. Foto : net

Nasional

Simak, Perubahan Sistem Penilaian SBMPTN dan Tahapannya

SMK Muhammadiyah 2 Muntilan

JAKARTA – Putra-putri Anda atau Anda sendiri hendak masuk perguruan tinggi lewat jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)? Bila iya, patut untuk menyimak perubahan sistem penilaiannya.

Perubahan untuk tahun 2018 cukup rumit. Tidak lagi menerapkan skor seperti di tahun 2017:

1. Benar menjawab soal mendapat skor 4
2. Tidak menjawab soal mendapat skor 0
3. Menjawab soal salah mendapat skor -1

Tahun era melenial ini, untuk memberi nilai tambahan dengan berbagai tahapan.

Ada dua tahap:

Tahap I, seluruh jawaban peserta SBMPTN 2018 akan diproses dengan memberi skor 1 (satu) pada setiap jawaban yang benar dan skor 0 (nol) untuk setiap jawaban yang salah atau tidak dijawab/kosong.

Tahap II, dengan menggunakan pendekatan Teori Response Butir (Item Response Theory). Maka, setiap soal akan dianalisis karakteristiknya, di antaranya adalah tingkat kesulitan relatifnya terhadap soal yang lain.

Ketua SNPMBPTN 2018 Ravik Karsidi mengatakan, dengan menggunakan model matematika maka akan diketahui tingkat kesulitan soal-soal yang dikategorikan mudah, sedang, maupun sulit.

Ditandaskan Rektor Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) ini, karakteristik soal yang diperoleh pada tahap II, kemudian digunakan untuk menghitung skor setiap peserta. Soal-soal sulit akan mendapatkan bobot lebih tinggi dibanding soal-soal yang lebih mudah.

Dicontohkan, peserta A menjawab dengan benar 5 soal, yaitu nomor 1,5,7,1 dan 13. Sedangkan peserta B juga menjawab 5 soal dengan benar yaitu nomor 1, 5, 9, 12 dan 15.

Kedua peserta tersebut akan mendapatkan skor akhir yang berbeda. Karena, butir soal yang dijawab dengan benar peserta A memiliki tingkat kesulitan berbeda dengan butir soal yang dikerjakan peserta B.

Ravik menyebutkan, model pemberian skor ini sudah lama digunakan secara meluas di negara-negara maju di Amerika dan Eropa karena menyertakan karakteristik setiap soal dalam penilaian.

“Dengan sistem ini, setiap peserta yang bisa menjawab jumlah soal yang sama dengan benar, akan memperoleh nilai berbeda. Tergantung, pada soal mana saja yang mereka jawab dengan benar,” katanya sebagaimana ditulis JPNN.

Jadwal Tahapan SBMPTN 2018:

1. Pendaftaran online UTBC dan UTBK mulai 5 April – 27 April 2018
2. Pelaksanaan UTBC dan UTBK 8 Mei 2018
3. Ujian Ketrampilan mulai 9 Mei dan/atau 11 Mei 2018
4. Pengumuman Hasil Seleksi 3 Juli 2018.

Cetak Mahasiswa yang Kreatif

Sementara itu, pengamat pendidikan Indra Charismiadji menekankan, di era ini, yang terpenting adalah menyiapkan mahasiswa supaya siap menyongsong perkembangan zaman di era revolusi industri 4.0. Bukan sebatas menjalankan kuliah online sebanyak-banyaknya atau seluas-luasnya.

Indra menjelaskan penyiapan mahasiswa menghadapi era industri 4.0 adalah pada kurikulumnya. Diantara kriteria mahasiswa yang siap menghadapi era industri 4.0 adalah kreatif dan tidak suka didikte.

Apa Tanggapan Anda ?