AMAL. Bazar Amal Ramadan di SDITQ As Syafi’iyah Mendut Magelang. (foto: ist)
Siedoo.com - AMAL. Bazar Amal Ramadan di SDITQ As Syafi’iyah Mendut Magelang. (foto: ist)
ADV Daerah

Ramadan! SDITQ As Syafi’iyah Mendut Gelar Pengajian hingga Bazar Amal

MAGELANG, siedoo.com – Momen kebersamaan di bulan Ramadan digelar SD Islam Tahfidz Qur’an (SDITQ) As Syafi’iyah, Mendut, Kabupaten Magelang, Jateng di sekolah setempat, Sabtu 23 Maret 2024. Wujudnya Pengajian dan Bazar Amal Ramadan.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara pihak sekolah dengan komite sekolah. Momen itu menjadi wadah bagi seluruh siswa, orang tua, guru, dan masyarakat sekitar untuk bersatu dalam ikatan persaudaraan dan cinta kasih.

“Kegiatan ini adalah bukti nyata dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi bagian integral dari pendidikan di sekolah ini,” kata Kepala SDITQ As Syafi’iyah Mendut, Nurul Faizah.

Pengajian yang menjadi bagian utama dari kegiatan ini merupakan momen spiritual yang memberikan kesempatan bagi semua peserta untuk mendalami ajaran-ajaran agama Islam.

Sebagai pentausiah dalam pengajian tersebut Ustadz Wahid Ghazali, SH.I.

“Tingkatkan keimanan dan ketakwaan di bulan Ramadan ini,” ajaknya.

Selain pengajian, Bazar Amal Ramadan turut menjadi daya tarik utama dalam kegiatan ini. Berbagai macam barang dagangan, mulai dari pakaian, makanan, hingga perlengkapan ibadah, tersedia di berbagai stand.

Yang membuat bazar ini istimewa adalah bahwa sebagian hasil penjualan dari setiap stand akan disumbangkan untuk kegiatan amal yang diorganisir oleh sekolah.

“Saya senang bisa berpartisipasi dalam bazar ini. Karena, selain dapat membeli barang-barang kebutuhan, saya juga turut berkontribusi dalam membantu sesama melalui sumbangan yang saya berikan,” ujar salah seorang pengunjung bazar, Wurjanto.

Hari sebelumnya ketua paguyuban kelas menghimpun dari wali siswa sedekah paket sembako dengan harga Rp55.000. Isinya berupa minyak 1 liter, gandum 1/2 kg, mi 2 bungkus, gula pasir 1 kg, teh besar 1 bungkus.

Dalam kesempatan itu terkumpul sebanyak 230 paket yang dibeli warga sekitar sekolah dengan harga murah yaitu Rp 30.000. Hasil dari penjualan digunakan kegiatan sosial, disalurkan untuk guru ngaji di lingkungan Kecamatan Mungkid.

Baca Juga :  Alasan Masa Pendaftaran Rektor Diperpanjang

“Kegiatan seperti ini sangat penting bagi kami sebagai orang tua, karena selain memberikan pembelajaran agama kepada anak-anak, kami juga mendapat manfaat spiritual yang besar dari pengajian ini,” ungkap salah seorang orang tua siswa, Amirudin. (fatih/siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?