UNIMMA. Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menambah dosen bergelar doktor. Yakni  kepada Galih Istiningsih. (foto: unimma)
Siedoo.com - UNIMMA. Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menambah dosen bergelar doktor. Yakni  kepada Galih Istiningsih. (foto: unimma)
Daerah

UNIMMA Tambah Doktor Pendidikan Dasar, Disandang Galih Istiningsih

MAGELANG, siedoo.com – Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menambah dosen bergelar doktor. Galih Istiningsih, dosen Program Studi (prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Ia meraih gelar Doktor bidang Pendidikan Dasar dari Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

———

Sidang promosi doktor dilaksanakan di Gedung Moh Amin UNY pada Senin (28/8).

Dengan promotor Dr. Sugito, MA dan Dr. Cepi Safruddin Abdul Jabar, M.Pd, Galih memaparkan disertasinya dengan judul ‘Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ekoliterasi Siswa di Sekolah Dasar Adiwiyata Kabupaten Magelang’.

“Penelitian ini menggunakan desain metode campuran eksplanatori sekuensial. Dalam desain ini data kuantitatif dikumpulkan dengan survey sebanyak 306 siswa,” katanya.

Sementara data kualitatif dikumpulkan dan dianalisis setelahnya dengan 4 siswa, 4 orang tua dan 2 guru dipilih secara sengaja untuk mengeksplorasi hasil secara mendalam.

Galih juga menjelaskan bahwa langkanya informasi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi literasi, terutama ekoliterasi sangat disayangkan.

“Padahal informasi tersebut bisa menjadi gambaran sekolah dan pemangku kebijakan untuk mendesain ulang kurikulum Pendidikan lingkungan baik dalam Pendidikan formal ataupun non formal,” jelasnya.

Lebih lanjut, Galih menjelaskan ekoliterasi siswa menjadi hal penting karena merupakan tujuan utama sekolah adiwiyata yang berkualitas.

“Tujuan ekoliterasi tidak sekadar siswa memiliki pemahaman isu-isu lingkungan, namun juga mampu mengambil tindakan yang bertanggung jawab terkait lingkungan dan tindakan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Dari hasil penelitiannya, dijelaskan tingkat ekoliterasi dilihat dari aspek pengetahuan ekologis dan lingkungan memiliki mayoritas kategori sedang dengan persentase 34,6 persen.

“Sikap peduli dan tanggung jawab lingkungan mayoritas kategori sedang mencapai 57,5 persen. Selanjutnya pada aspek keterampilan pemecahan masalah lingkungan kategori rendah mencapai 52,3 persen,” tuturnya.

Rektor UNIMMA, Dr. Lilik Andriyani, SE., MSI turut hadir dalam siding promosi doktor mengaku senang dan mengapresiasi capaian tersebut.

Baca Juga :  Gratis SPP Sekolah di Jatim Mulai Juli, Jabar Menyusul

“Saya berharap, ilmu yang diperoleh dapat dimanfaatkan bagi kemajuan UNIMMA,” katanya. (unimma/siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?