BIMTEK. Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz saat memberikan sambutan dalam Bimtek Perencanaan Kebutuhan ASN. (foto: prokompimkotamgl)
Siedoo.com - BIMTEK. Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz saat memberikan sambutan dalam Bimtek Perencanaan Kebutuhan ASN. (foto: prokompimkotamgl)
Daerah

Dalam Bimtek Perencanaan Kebutuhan ASN, Wali Kota Magelang Nyatakan Jumlah PNS Masih Terlalu Gemuk

MAGELANG, siedoo.com – Sebagai sarana untuk memberikan panduan bagi seluruh perangkat daerah mengenai penyusunan kebutuhan jumlah dan jenis jabatan berdasarkan analisis jabatan dan analisis beban kerja melalui SIASN, ASN di lingkungan Pemkot Magelang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Perencanaan Kebutuhan ASN.

Dalam bimtek yang digelar di Hotel Atria Magelang pada Selasa (28/3/2023) tersebut, sebagai pesertanya adalah PNS dari BKPSDM, Bagian Organisasi Setda Kota magelang, para Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian atau pengelola kepegawaian pada OPD di lingkungan Pemkot Magelang.

“Setelah bimtek, perangkat daerah diminta melaksanakan penginputan data peta jabatan, analisis jabatan dan analisis beban kerja pada aplikasi SIASN,” jelas Plt Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Magelang Taufiq Nurbakin.

Taufiq melanjutkan, bimtek ini bertujuan agar peserta memahami penyusunan kebutuhan ASN berdasarkan dua analisis tersebut.

Sementara itu, Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz mengungkapkan, sejatinya sistem IT untuk mempermudah pekerjaan dan dengan bimtek ini semakin mempermudah  merencanakan kebutuhan PNS.

“Sampai hari ini, berdasarkan yang saya dengar dan baca, (jumlah) PNS masih terlalu gemuk, tidak efektif, sehingga hampir sebagian anggaran APBD terserap untuk pembayaran ASN, SPPD, bukan untuk membangun yang mengenai pokok persoalan,” tandas Dokter Aziz.

Oleh karena itu, dengan sistem SAKIP maupun RB yang sekarang gencar digalakkan diharapkan ASN bisa merencanakan dengan baik. Dokter Aziz mengingatkan kepada seluruh ASN, bahwa yang dibutuhkan saat ini tidak hanya ilmu pengetahuan tentang teknis, tapi juga harus dengan hati.

Dia juga meminta para peserta untuk betul-betul memanfaatkan bimtek ini sebaik-baiknya sehingga bisa bermanfaat saat dibutuhkan kelak.

Tim narasumber bimtek dari BKN RI yakni Kepala Pusat Perencanaan Kebutuan ASN Aidu Tauhid, yang hadir secara virtual. Kemudian, Aulia Karunia Tristana serta tim narasumber dari Direktorat Pembangunan dan Pengembangan Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara BKN RI di Jakarta.

Baca Juga :  Peserta Pendidikan dan Pelatihan LAN, Study Lapangan ke Kota Sejuta Bunga

“Materi yang disampaikan tentang kebijakan penyusunan kebutuhan ASN dan panduan penggunaaan layanan perencanaan pada SIASN,” papar Taufiq. (prokompim/kotamgl/siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?