GELAR KARYA. SMPN 11 Kota Magelang menggelar dua agenda sekaligus, Gelar Karya P5 dan SPENALAS FEST 2023, pada Jumat hingga Sabtu (17-18/03/2023) di lapangan sekolah setempat. (foto: hesti/siedoo)
Siedoo.com - GELAR KARYA. SMPN 11 Kota Magelang menggelar dua agenda sekaligus, Gelar Karya P5 dan SPENALAS FEST 2023, pada Jumat hingga Sabtu (17-18/03/2023) di lapangan sekolah setempat. (foto: hesti/siedoo)
ADV Kegiatan

SMPN 11 Kota Magelang Gelar Karya P5 dan SPENALAS FEST 2023, Begini Jalan Acaranya

MAGELANG, siedoo.com – Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) SMPN 11 Kota Magelang diselenggarakan bersamaan dengan SPENALAS FEST 2023 pada Jumat hingga Sabtu (17-18/03/2023) di lapangan sekolah setempat.

Acara kolaborasi tersebut dilaksanakan sebagai sarana untuk menampilkan kreatifitas siswa dalam program P5 sekaligus memperkenalkan dan mempromosikan SMPN 11 Magelang ke masyarakat.

Acara secara resmi dibuka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang, Imam Baihaqi, S. Pd., M. Pd. Turut mengundang guru dan siswa kelas 6 dari 25 SD sekitar. Orang tua/wali murid maupun komite sekolah turut hadir dalam acara tersebut.

Gelar Karya ini adalah hasil akhir dari program P5 yang diikuti 213 siswa kelas VII SMPN 11. Temanya Kewirausahaan, yang mana merupakan kegiatan P5 terakhir di tahun ajaran 2022/2023.

Sebelumnya, sekolah menyukseskan P5 tema kewirausahaan dengan mengundang narasumber terkait, seperti pelaku usaha dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta mengadakan kunjungan lapangan di produksi susu sapi perah Propang Akmil Magelang, pabrik tahu, dan rumah produksi batik.

“Setelah siswa dibekali materi kewirausahaan secara teori, praktik, maupun kunjungan lapangan ke pelaku usaha, kemudian siswa merencanakan produk untuk dibuat secara berkelompok kemudian mereka menjual hasil karyanya lewat “Market Day ” Gelar Karya P5,” ujar ketua panitia 1 SPENALAS FEST 2023 dan Gelar Karya P5, Rian Amaranto.

Menurutnya, mayoritas siswa memproduksi makanan sebagai implementasi P5 kewirausahaan. Ada pula yang memproduksi batik bahkan kerajinan tangan. Tak hanya diramaikan siswa kelas VII, para siswa kelas VIII dan IX pun antusias menjajakan dagangannya melalui stand yg disediakan pada acara itu.

Acara yang dilaksanakan selama dua hari itu, juga dimeriahkan dengan penampilan siswa.

Baca Juga :  Tridharma Perguruan Tinggi : Belajar dari Sosok Eny Boedi Orbawati (3, Selesai)

“Ada kesenian tradisional lokal seperti gedrug, warok, topeng ireng. Ada juga penampilan seni tari, seni musik, seperti solo vocal, band, ansamble, kegiatan ini juga menampilkan Pasukan Pengibar Bendera Spenalas, perwakilan siswa peraih kejuaraan beladiri diantaranya karate dan silat,” tutur Rian.

Dalam kegiatan Coaching Clinic semua siswa SD yang diundang juga diberi kesempatan mengikuti pelatihan singkat yang dibimbing guru dan didampingi langsung siswa-siswi SMPN 11 Magelang, diantaranya Animation Class, Sains Class, Art Class, Garden Class, Angklung Class, Beladiri, Membatik, Roket Air.

Hal tersebut adalah bagian dari promosi serta memperkenalkan sekolah kepada masyarakat luas. Rian berharap, siswa dapat memiliki pola pikir wirausaha melalui Gelar Karya P5 tersebut.

“Harapannya, anak-anak bisa memiliki modal sebagai seorang wirausahawan dan itu harus dimulai dari jenjang pendidikan dasar seperti ini, sehingga pola pikir wirausaha akan terbentuk. Semoga tahun berikutnya acara seperti ini dapat berkembang lebih baik lagi,” harapnya.

Senada dengan Rian, ketua panitia 2 SPENALAS FEST 2023 dan Gelar Karya P5, Afifah juga mengungkapkan bahwa Gelar Karya tersebut dapat menjadi pengalaman dan pembelajaran bagi siswa di masa mendatang, terutama di bidang wirausaha.

Salah satu siswa peserta P5, Shafira Syifa merasa senang mengikuti acara itu. Dalam Gelar Karya P5, ia menjajakan minuman squash, aneka jus, dan donat. Ia pun menceritakan persiapannya menyambut Gelar Karya P5.

“Saya dan teman-teman merancang konsepnya dulu, lalu dibentuk pembagian tugas. Ada yang masak, ada yang beli bahan juga. Persiapannya kurang lebih seminggu yang lalu,” ungkap siswi kelas 7G itu. (hesti/siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?