MOTIVASI. Walikota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz memberi motovasi ke peserta padat karya di Lapangan Kwarasan, Kecamatan Magelang Tengah, belakangan ini. (foto: humaspemkotmgl)
Siedoo.com - MOTIVASI. Walikota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz memberi motovasi ke peserta padat karya di Lapangan Kwarasan, Kecamatan Magelang Tengah, belakangan ini. (foto: humaspemkotmgl)
Daerah

160 Peserta Padat Karya di Kota Magelang Mendapat Motivasi, Wali Kota Ajak Warga Bersyukur dan Bersedekah

MAGELANG, siedoo.com – Sebanyak 160 peserta padat karya pemeliharaan sarana dan prasarana ruang terbuka hijau (RTH) mendapat motivasi dari Walikota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz di Lapangan Kwarasan, Kecamatan Magelang Tengah, belakangan ini.

Dokter Aziz menjelaskan program yang bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) tahun anggaran 2023 tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja, mengurangi angka pengangguran. Imbasnya pada penurunan angka kemiskinan.

Dia mendorong terwujudnya karakter warga Kota Magelang menjadi aktif bergerak, tidak hanya pasif menunggu bantuan langsung.

“Saya ingin warga di Kota Magelang ini bergerak, dengan bergerak akan mendapat banyak hal termasuk kebarokahan dan pendapatan. Saya tidak ingin orang Magelang santai atau menganggur, karena menganggur membuat pikiran orang jadi negatif,” tuturnya.

Program padat karya, lanjut dokter Aziz, merupakan salah satu rezeki untuk warga Kota Magelang melalui DID, sebab Kota Magelang dinilai berkinerja baik. Untuk itu, ia mengajak warga untuk selalu bersyukur dan gemar bersedekah.

“Dengan bersyukur akan membuat semuanya menjadi lebih baik. Dan bersedekah akan membuat rasa nyaman dan mengurangi rasa kekurangan,” ujarnya.

Kepala Bidang Pengelolaan Pertamanan dan Pemakaman DLH Kota Magelang Yetty Setyaningsih menyebutkan program padat karya kali ini diikuti 160 orang dari total keseluruhan 1.039 peserta, yang terbagi dalam 4 bidang dan 1 unit pelaksana teknis (UPT) di lingkup Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Bidang Pengelolaan Pertamanan dan Pemakaman, kami ada dua kegiatan, yang pertama perawatan sarana dan prasarana taman kota, yang kedua pembuatan taman permakultur. Khusus perawatan sarana dan prasarana taman kota ini kita siapkan untuk mempercantik kota menjelang Hari Jadi Kota Magelang dan Hari Raya Idul Fitri,” ungkapnya.

Baca Juga :  Anggaran Pendidikan di Kepri Belum Sentuh 20 Persen

Pihaknya berharap dengan kegiatan ini masyarakat mempunyai rasa handarbeni, ingin memelihara taman-taman di wilayah Kelurahan sesuai dengan tempat tinggal mereka.

Adapun pekerjaan yang akan dilakukan diantaranya perawatan dan pembersihan sarana dan prasarana taman kota, berupa pengecatan, pembersihan lokasi yang ada pada taman kota.

Para peserta akan bekerja 20 titik taman kota yang ada di 8 kelurahan yaitu Kelurahan Magersari, Kelurahan Kemirirejo, Kelurahan Tidar Selatan, Kelurahan Potrobangsan. Selanjutnya Kelurahan Gelangan, Kelurahan Kramat Utara, Kelurahan Kramat Selatan dan Kelurahan Potrobangsan.

Pekerjaan akan dilakukan selama 10 hari kerja, dari tanggal 13-24 Februari 2023 pukul 07.30 hingga 12.00 WIB. (prokompim/kotamgl/siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?