RAKOR. TPID menyelenggarakan rapat koordinasi bersama seluruh unsur Forkopimda, OPD dan instansi terkait. (foto: istimewa)
Siedoo.com - RAKOR. TPID menyelenggarakan rapat koordinasi bersama seluruh unsur Forkopimda, OPD dan instansi terkait. (foto: istimewa)
Daerah Ekonomi

Jelang Nataru, TPID Kota Magelang Bahas Inflasi, Berikut Poinnya

MAGELANG, siedoo.com – Jelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menyelenggarakan rapat koordinasi bersama seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi terkait.

Pertemuan yang digelar di Aula Adipura Kencana, baru-baru ini, dalam rangka Kesiapan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. Salah satu materi yang dibahas adalah perkembangan inflasi daerah Kota Magelang.

“Rapat koordinasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman terhadap kondisi inflasi di Kota Magelang dan menjadi sarana temu pikir untuk membantu masyarakat Kota Magelang menjelang Natal dan Tahun Baru,” kata Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Magelang, Saleh Apriyanto.

Tim TPID itu sendiri beranggotakan Pemerintah Kota Magelang, Bank Indonesia, Kepolisian, Bulog dan BPS. Tim ini bertugas untuk memantau dan menyiapkan langkah-langkah solutif dalam mengatasi permasalahan inflasi di Kota Magelang.

Saleh menyebutkan, menjelang natal dan tahun baru ini ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat di Kota Magelang tercukupi dengan kondisi harga yang relatif terjangkau. Ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga karena banyaknya permintaan menjelang natal dan tahun baru.

Saleh menambahkan, kecenderungan peningkatan inflasi yang terjadi di Kota Magelang sebagian besar dipengaruhi oleh fluktuasi harga komoditi telur ayam dan cabai. Dalam hal ini, diperlukan peran pemerintah dalam membantu memberikan perhatian mengingat potensi inflasi dari beberapa komoditi.

“Upaya pengendalian inflasi dilakukan melalui strategi 4K yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif antar seluruh elemen,” tutur Saleh

Selanjutnya, TPID menghimbau kepada seluruh peserta terkait penanganan masyarakat yang terdampak inflasi melalui beberapa strategi yang telah disiapkan meliputi agenda pasar murah, melakukan sidak kepada distributor untuk tidak menahan barang, mengadakan kerja sama dengan daerah lain untuk menjaga pasokan.

Baca Juga :  SMPN 7 Kota Magelang Launching Buku dan Kelas Literasi Inspiratif

“Tidak lupa, merealisasikan Program Perlindungan Sosial berupa Bantuan Langsung Tunai, padat karya, bantuan operasional sektor transportasi, dukungan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) serta Gerakan Menanam tanaman holtikultura untuk meningkatkan ketahanan pangan ,” tandas Saleh.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Magelang, M. Mansyur, memberikan pengarahan dalam rangka mempersiapkan suasana yang kondusif untuk persiapan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. Dirinya berpesan untuk memperketat pengamanan pada sektor penting.

Sektor itu diantaranya, menjaga kebutuhan pokok masyarakat, memenuhi pasokan untuk kebutuhan masyarakat, dan sarana dan prasarana kesehatan yang memadahi.

Mansyur juga meminta kepada seluruh elemen yang bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban untuk bisa memperketat dan mengatur jalannya kegiatan Natal dan Tahun Baru di Kota Magelang. (prokompim/kotamgl/siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?