JUARA. Tim ITS berhasil raih Juara Umum pada ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XIII Tahun 2022 yang digelar di UPN Veteran Jawa Timur. (foto: ist)
Siedoo.com - JUARA. Tim ITS berhasil raih Juara Umum pada ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XIII Tahun 2022 yang digelar di UPN Veteran Jawa Timur. (foto: ist)
Nasional

Dalam KMI Expo 2022, ITS Juara Umum

SURABAYA, siedoo.com – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menoreh prestasi dalam gelaran Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XIII Tahun 2022 yang berakhir, Jumat (25/11/2022), di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur.

Pada perhelatan bergengsi tersebut, ITS keluar sebagai Juara Umum dengan perolehan juara di tiga bidang lomba pada subkegiatan KMI Expo 2022, yakni KMI Award.

Di ajang tahunan kewirausahaan mahasiswa berskala nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) ini, tim ITS berhasil unggul di tiga kategori dengan dua di antaranya mendapatkan Juara I.

Kepala Seksi Kewirausahaan dan Bimbingan Konseling Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) ITS Muchammad Nurif SE MT menyampaikan, pada gelaran KMI Expo 2022 ini ITS mengirimkan sembilan tim untuk mengikuti pameran.

Kelima tim tersebut berasal dari kategori Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dan tiga di antaranya dari kategori Inovasi Wirausaha Digital Mahasiswa (IWDM).

Adapun dari delapan tim ITS yang lolos pada KMI Award, ITS berhasil memenangkan Juara I pada bidang lomba Teknologi Terapan dari kategori P2MW melalui tim INCRANE. Mengembangkan produk yang berbasis Internet of Things (IoT), tim ini mendesain sistem crane yang ada di pelabuhan agar bisa mendeteksi sedini mungkin kerusakan yang kemungkinan terjadi pada crane tersebut.

Selanjutnya, tim yang berhasil menyumbangkan Juara I dari kategori IWDM adalah tim Drafta Indonesia pada bidang lomba Startup Tahap Bertumbuh. Dosen yang akrab disapa Nurif tersebut menjelaskan bahwa tim ini merintis sebuah startup pendidikan yang berfokus pada sektor ketenagakerjaan dan pengembangan diri.

Sementara itu, pada bidang lomba Startup Tahap Awal, tim Alpha Academy dari ITS berhasil menorehkan diri sebagai Juara II. Tim yang juga mendapatkan pendanaan dari IWDM tersebut berfokus untuk mengembangkan sebuah platform persiapan Olimpiade Sains Nasional (OSN) berbasis website.

“Dari semua produk yang berasal dari kategori IWDM ini sudah dikembangkan dalam bentuk aplikasi,” imbuh dosen Departemen Studi Pembangunan tersebut.

Baca Juga :  Mahasiswa Harus menjadi Pembelajar Sepanjang Hayat

Dengan perolehan beberapa juara ini, ITS berhak menyandang gelar Juara Umum pada ajang KMI Expo 2022 ini, yang diikuti oleh Universitas Airlangga di posisi runner up, dan Universitas Gadjah Mada pada posisi ketiga. Nurif mengaku sangat bangga atas capaian ITS pada kompetisi yang diikuti sebanyak 284 perguruan tinggi di Indonesia tersebut.

“Tentu ini pencapaian yang sangat luar biasa bagi ITS setelah di tahun sebelumnya kita menduduki peringkat ketiga,” tuturnya sumringah.

Menurut Nurif, capaian ITS pada ajang KMI Expo 2022 ini merupakan hasil dari persiapan yang cukup matang. Dimulai dari seleksi administrasi, presentasi, hingga tahap interview, hingga akhirnya tim-tim tersebut berhasil terbentuk pada awal Januari lalu. Selanjutnya, tim-tim besutannya tersebut dilatih secara langsung oleh praktisi-praktisi wirausaha ternama di Indonesia.

Sebagai evaluasi ke depan, Nurif berharap agar ITS dapat unggul di semua kategori, tidak hanya di bidang IWDM saja. Nurif mengatakan bahwa banyak mahasiswa ITS yang memiliki ide-ide cemerlang, sehingga hanya butuh sedikit binaan dari praktisi.

“Jadikan momen ini sebagai titik awal untuk dapat terjun langsung di dunia wirausaha,” tandas Nurif penuh semangat.

Prestasi ITS pada gelaran KMI Expo 2022 ini sekaligus menjadi tanda bahwa ITS turut memberikan perhatian penuh pada mahasiswa yang ingin mengembangkan minat di bidang wirausaha.

“Dari hasil ini diharapkan dapat sejalan dengan Grand Design ITS, untuk dapat meluluskan banyak wisudawan yang dapat langsung menciptakan lapangan pekerjaan,” tutup pria 53 tahun tersebut penuh harap. (its/siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?