SISWA. Prestasi-prestasi yang ditotehkan siswa SD ITQ As Syafi’iyah. (foto: istimewa)
Siedoo.com - SISWA. Prestasi-prestasi yang ditotehkan siswa SD ITQ As Syafi’iyah. (foto: istimewa)
ADV

SD ITQ As Syafi’iyah Siap Cetak Generasi Qur’an yang Berprestasi

MAGELANG, siedoo.com – SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah atau bisa disingkat SD ITQ As Syafi’iyah merupakan sekolah yang tergolong baru di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Kini baru berumur 6 tahun, berdiri pada tahun 2016.

Meskipun demikian, SD ITQ As Syafi’iyah mampu bersaing dengan sekolah lain. Terbukti dengan mendapat nilai Akreditasi A pada tahun 2019.

SD ITQ As Syafi’iyah terletak di lingkungan Cabean, Kelurahan Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang.

SD ITQ As Syafi’iyah merupakan sekolah berbasis tahfidz Qur’an. Sekolah ini memiliki visi “Mewujudkan Generasi Qur’ani yang Berprestasi, Berbudaya dan Berwawasan Lingkungan”.

Dengan berpegang pada visi tersebut, SD ITQ As Syafi’iah siap mengarahkan siswa – siswinya menjadi penghafal Qur’an. Di sekolah ini memadukan dua kurikulum, yaitu Kurikulum Nasional (Kurikulum 2013) dan Kurikulum Tahfidz Qur’an. Sehingga, tentunya siswa tidak tertinggal wawasannya.

“Mengelola program pendidikan berkualitas, unggul dan memiliki daya saing yang tinggi. Melalui profesionalitas tata kelola tenaga pendidik, pengembangan kurikulum yang inovatif serta pemanfaatan berbagai sumber daya yang ada, kami berusaha memberikan yang terbaik bagi siswa,” ujar Kepala SD Islam Tahfidz As Syafi’iyah, Nurul Faizah, S.Pd.I, Selasa (15/11/2022).

Program Unggulan SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah ialah menghafalkan Al Qur’an dengan target “One Day One Colour”.

Satu hari satu warna, dengan Al Qur’an Al-Itqon berwarna serta proses belajar mengajar yang menyenangkan, sehingga siswa aktif dan asyik dalam menghafal Al Qur’an.

Diharapkan sampai lulus anak bisa menghafal minimal 5 juz. Selain itu, SD ini menanamkan karakter islami melalui pembiasaan salat 5 waktu dan salat Dhuha.

“Termasuk membiasakan anak-anak untuk mengamalkan doa-doa dan hadist harian. Baik di sekolah maupun di rumah dan di mana pun,” tambahnya.

Baca Juga :  Siswa-siswi SMPN 1 Kota Magelang Diajari Tari Tradisional
SEKOLAH. Gedung SD ITQ As Syafi’iyah terletak di lingkungan Cabean, Kelurahan Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang. (foto: istimewa)
SEKOLAH. Gedung SD ITQ As Syafi’iyah terletak di lingkungan Cabean, Kelurahan Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang. (foto: istimewa)

Sedangkan guna menunjang wawasan peserta didik, SD Islam Tahfiz Qur’an As Syafi’iyah memfasilitasi siswa dengan kegiatan Market Day, Outing Class, dan wisata Qur’an.

Selain itu siswa juga dibiasakan berbicara dan mengenal Bahasa Arab dan Bahasa Inggris dalam keseharian.

Dijelaskan, Market Day merupakan kegiatan siswa SD ITQ As Syafi’iyah yang dilatih berwirausaha dengan tujuan untuk melatih jiwa entrepeneur siswa dan melatih teamwork.

Outing Class bertujuan mendekatkan siswa dengan lingkungan, mempermudah pemahaman materi dan belajar dengan melihat realita yang sesungguhnya. Adapun Wisata Qur’an merupakan kegiatan murajaah Al Qur’an secara bersama – sama di alam terbuka. Tujuannya menambah himmah (semangat) anak anak dalam menghafal Al Qur’an.

Untuk menunjang bakat dan hobi peserta didik, SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah juga memfasilitasi siswa dalam minat dan bakat seperti; Tilawatil Qur’an; Mewarnai atau Lukis; Renang; Tari; Memanah dam Pencak Silat.

Dengan berbagai ekstrakulikuler yang diberikan pada siswa, tak heran peserta didik SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah banyak menorehkan prestasi, baik akademik maupun non – akademik. Seperti kejuaraan FLS2N tingkat kecamatan, MAPSI tingkat provinsi, renang tingkat nasional, kejuaraan Wushu tingkat nasional dan lainnya.

Selain program unggulan diatas SD ITQ As Syafi’iyah juga ada kegiatan pengembangan kualitas dan mutu tenaga pendidik yang dikemas dengan program As Syafi’iyah Creative Teacher’s (ASCT).

ASCT merupakan merupakan program pemberdayaan serta peningkatan mutu tenaga pendidik yang terbagi dalam 3 devisi yaitu devisi kurikulum, devisi sosial media dan devisi tahfidz.

“Dengan dibentuknya ASCT berharap tenaga bisa melahirkan guru kreatif, inovatif dan produktif untuk generasi hebat,” tandasnya. (rls/siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?