Adela Almira Hermawan dan Salsabila Annisa Rengganis membanggakan bangsa Indonesia saat di Boston berlaga di HNMUN 2018.

Inovasi Internasional

Dua Mahasiswi ITS Raih Penghargaan Internasional

SMK Muhammadiyah 2 Muntilan

SURABAYA – Dua mahasiswi dari Surabaya, Jawa Timur mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Dalam ajang bergengsi Harvard National Model United Nation (HNMUN) 2018, perwakilan Indonesia berhasil mendapatkan penghargaan Social Venture Challenge (SVC) Award. Kedua mahasiswi itu merupakan perwakilan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Keduanya yaitu, Adela Almira Hermawan, mahasiswi Departemen Teknik Industri ITS dan Salsabila Annisa Rengganis, Departemen Sistem Perkapalan ITS yang meraih SVC Award dan menjadi satu-satunya delegasi Indonesia yang meraih penghargaan ini. Selain Salsa dan Adela, anggota tim dari ITS lainnya adalah Nashua Fajriani Putri, Leonard, Mumtaza Rizky Iswanda, Rachmad Ananto Wicaksono, Qaedi Aufar S. Bantasyam,dan Yohanes Bayu S Nugroho yang pergi ke Boston untuk berlaga di HNMUN 2018 ini.

HNMUN adalah kompetisi simulasi sidang Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang diselenggarakan setiap tahun oleh Universitas Harvard, Boston, Massachusset, Amerika Serikat.

“Kompetisi ini sudah berlangsung sebanyak 64 kali dan diikuti oleh ribuan mahasiswa dari seluruh dunia,” ujar Salsabila Annisa Rengganis, Kamis (22/2/2018).

SVC Award adalah penghargaan bagi tim yang memiliki inovasi proyek sosial bagi masyarakat. Dengan membawakan proyek berjudul Vish Diesel, Salsa dan rekannya mencoba mengenalkan potensi maritim di Indonesia di mata dunia. Mereka memberdayakan nelayan di Desa Brondong, Lamongan, Jawa Timur dengan mengolah limbah ikan menjadi bahan bakar diesel.

Salsa mengaku, bukan hal mudah untuk meraih penghargaan ini. Ia dan tim memersiapkan diri sejak Juli tahun lalu.

“Berkat usaha dan doa, kami bersyukur atas prestasi yang kami raih ini,” ujar Salsa.

Dalam ajang bergengsi ini, tiga tim delegasi dari ITS berhasil lanjut hingga babak final. Satu tim di antaranya berhasil menyabet penghargaan.
Ia mengatakan, ITS sempat berencana vakum untuk tidak mengirimkan delegasinya tahun ini. Tetapi, dengan beribu pertimbangan, akhirnya terpilihlah delapan delegasi terbaik yang siap berkompetisi.

Melalui inovasi ini, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Kali ini, mahasiswa ITS di HNMUN 2018 berhasil mendapatkan penghargaan Social Venture Challenge Award.

Sebagai perguruan tinggi unggulan di Indonesia, ITS tidak henti untuk mengharumkan nama besar bangsa ini. Penghargaan SVC mampu menjadi bukti apabila mahasiswa ITS dapat menawarkan solusi efektif atas permasalahan kompleks yang terjadi di Indonesia.

Mereka juga menunjukkan bahwa Indonesia juga dapat bersaing di dunia internasional. Delegasi dari Indonesia, diperkirakan akan tiba kembali di tanah air pada Selasa (27/2/2018).

“Sebelumnya ITS telah memenangkan penghargaan yang sama pada 2015 dan 2016,” ungkap Salsa.

Apa Tanggapan Anda ?