Mading sebagai media informasi kebudayaan.

Daerah

Mading, Asah Kreativitas Siswa


MAGELANG – Semakin terkikisnya pengetahuan tentang kebudayaan di kalangan anak muda, menjadi salah satu keprihatinan di Negara ini. Hal itu karena melalui kebudayaan lokal Indonesia, dapat meciptakan kepribadian bangsa yang baik.

Keprihatinan itulah yang mendasari warga SMK Muhammadiyah Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah untuk bersama-sama mengenali dan menggali kebudayaan lokal yang ada di sekitar.

Untuk mengenalkan kebudayaan itu, siswa-siswi SMK Muhammadiyah Sawangan menggunakan media majalah dinding (mading). Ini sekaligus upaya untuk mengasah kreativitas siswa.

Slamet Pujiyono, S.Pd, Waka Kesiswaan SMK Muhammadiyah Sawangan menyampaikan bahwa dengan media mading, siswa akan lebih semangat menggali kebudayaan yang ada di sekitar mereka.

“Mading menjadi media yang pas di kalangan siswa-siswi karena dengan media itu mereka akan diasah kreativitasnya. Sehingga, informasi yang disampaikan dapat ditampilkan sesuai dengan dunianya,” ujar guru asal kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang ini.

Mading sekolah dibuat setiap bulan sekali secara bergiliran perkelas. Dengan tema yang berbeda sesuai dengan moment terdekat yang ada di bulan itu.

“Mading ini kami adakan sebulan sekali. Dengan cara bergiliran, dengan tema yang berganti tiap bulannya. Semoga dengan ini kreativitas siswa dapat terasah,” kata Slamet.

Ungkapan itu juga diamini Imam Mutaqin, Ketua OSIS SMK Muhammadiyah Sawangan.

“Adanya Mading ini, kreativitas kami terasah dan pengetahuan kami bertambah,” ujar siswa kelas XI jurusan Multimedia ini.

Apa Tanggapan Anda ?