Para kandidat menyampaikan gagasannya masing-masing. Pemilihan Ketua OSIS SMK Citra Medika dilakukan dengan sistem Pemilu.

Daerah

Siswa Berebut Kursi Ketua OSIS

SMK Muhammadiyah 2 Muntilan

MAGELANG – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Citra Medika Kota Magelang lagi punya gawe. Warga sekolah tengah memilih pimpinan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) periode 2017-2018. Proses pemilihan dilakukan dengan sistem pemilihan umum (pemilu) ala pemilihan presiden, dewan perwakilan rakyat dan kepala daerah.

Ratusan siswa pun memilih kandidat ketua OSIS dengan sistem coblosan. Persis seperti moment pemilu, sekolah juga menyediakan kertas suara, bilik suara dan tinta. Sekolah juga berupaya mengantisipasi agar tidak muncul pemilih ganda.

“Kertas suara yang kami cetak juga sejumlah siswa dan guru,” kata Kepala SMK Citra Medika Kota Magelang Hendratno Widhiatmanto.

Proses seleksi Pemiliham Ketua OSIS (Pilketos) ini sudah berlangsung beberapa hari lalu. Ada delapan kandidat Ketua OSIS yang mendaftarkan diri. Mereka lalu menjalani tes, dan dipertimbangkan ketuntasan nilai akademik kandidat, atau nilai-nilai mata pelajaran, harus diatas kriteria ketuntasan minimal (KKM). Dari berbagai macam tes yang dilalui calon Ketua OSIS, hanya tiga yang dianggap layak maju tahapan berikutnya.

Sebelum tahapan coblosan dimulai, para siswa menyaksikan terlebih dahulu tiga kandidat Ketua OSIS menyampaikam gagasan. Pada tahap ini juga digelar diskusi atau debat demokrasi hebat antar kandidat. Tiga kandidat yang lolos yaitu, Brigita Puspitawardani, Muhammad Nur Rohim dan Dian Ayu. Para siswa kelas X Keperawatan itu memaparkan visi, misi dan program-program strategis untuk memajukan sekolahnya. Setelah berpidato, ketiganya saling melempar pertanyaan.

Kepala sekolah mengapresiasi antusias siswanya dalam Pilketos periode 2017-2018 itu. Agar lebih menarik minat siswa dalam menggunakan hak pilih, sekolah menyediakan empat bilik suara dan dua kotak suara yang dipinjam dari KPU Kota Magelang. Ia juga siapkan tinta biru untuk menandai para siswa yang sudah ikut memilih.

Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Partisipasi Masyarakat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang Singgih Harjanto hadir pada kesempatan tersebut. Ia mensosialisasikan terkait hal buruk dalam proses pemilu yaitu tentang politik uang. Singgih yakin bahwa, para kandidat ketua OSIS tidak menggunakan politik uang untuk meraup suara terbanyak.

“Politik uang pangkal kehancuran Negara kita. Kalau sejak dini sudah belajar demokrasi sehat, seterusnya akan sehat terus,” kata dia.

Menurut Singgih, mengutarakan pemikiran dan gagasan di depan umum, adalah citra demokrasi yang sehat. Dengan demikian, para siswa yang menyaksikan debat itu tidak hanya memilih karena suka dengan sosoknya saja.

“Tetapi suka juga dengan visi, misi dan mendukung program-programnya,” jelasnya.

Apa Tanggapan Anda ?