Daerah

Jelang Tatap Muka, SMPN 9 Magelang Siapkan Program Khusus

MAGELANG - Guna menciptakan kenyamanan dan keamanan kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas, Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan melaksanakan Program Vaksinasi untuk Pelajar. Seluruh peserta didik kelas 7, 8 dan 9 di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 9 Kota Magelang mendapatkan vaksin yang pertama pada 14 - 16 September 2021.

"Pelaksanaan tersebut kita jadwalkan untuk kelas 7, 9 dan 8. Kelas 8 kita jadwalkan terakhir karena pada hari Rabu Kamis juga melaksanakan kegiatan Gladi ANBK," kata Kepala SMP Negeri 9 Kota Magelang, Jawa Tengah Siti Yulaeha MSi.

Berdasarkan data di lapangan, 530 peserta didik yang terdata untuk mendapatkan vaksin, ternyata 483 peserta didik yang mendapatkan kesempatan menerima vaksin. Adapun 47 peserta didik yang lain telah melaksanakan vaksin secara mandiri.

Ada beberapa temuan di lapangan bahwa terdapat beberapa peserta didik mengalami kendala untuk mendapatkan vaksin. Itu karena NIK tidak diketemukan di data Lindungi Peduli.

Serta ada beberapa siswa yang saat diperiksa ternyata sedang sakit sehingga vaksin ditunda. Dengan demikian, mereka disarankan dapat mengikuti vaksin di SMP Negeri 5 atau lokasi yang terdekat.

"Pada umumnya orang tua peserta didik di SMP Negeri 9 tidak melakukan penolakan terhadap program vaksin. Namun karena memang kondisi kesehatan anak yang memang tidak memungkinkan. Saya, guru, staf dan satpam di SMP Negeri 9 Alhamdulilah sudah mendapatkan vaksin," bebernya.

Sementara, untuk melaksanakan tatap muka terbatas, SMP Negeri 9 juga menyiapkan 15 SOP adaptasi kebiasaan baru. Kepala sekolah dengan melibatkan Wakil Kepala Sekolah Imron S.Pd dan standar sarana prasarana, telah memastikan infrastruktur untuk adaptasi baru (AKB) sudah terpenuhi.

Selain itu, sekolah juga menyiapkan 6 syarat daftar periksa buka sekolah adaptasi kebiasaan baru. Sri Mulyani, Waka Bidang Kurikulum telah menyiapkan jadwal kehadiran siswa yang telah diatur sedemikian rupa, sehingga memenuhi kapasitas maksimal 50%.

Baca Juga :  Atasi Dampak Pandemi Pada Bisnis Start-Up, FEB UNIMMA Gelar Pelatihan Digital Marketing

"Kami mengucapkan banyak terima kasih untuk bapak Walikota Magelang dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah mendukung penuh program vaksin untuk pelajar," ujar Siti Yulaeha.

Program vaksinasi untuk pelajar di SMPN 9 Kota Magelang, Jawa Tengah.

Adapun Humas Sekolah Endang Yulis, SPd juga telah menyampaikan surat pemberitahuan kepada wali/orang tua, bahwa pada saat ini tetap menyediakan dua macam pelayanan pendidikan. Yaitu secara daring (pembelajaran jarak jauh) dan luring (tatap muka terbatas).

"Wali kelas telah mengirimkan formulir persetujuan orang tua untuk mengijinkan anak-anak mereka melaksanakan tatap muka terbatas di sekolah," jelas kepala sekolah.

Setelah siswa divaksin, tidak ada laporan masuk tentang keluhan atau efek yang dirasakan para peserta didik. Harapan besar dari kepala sekolah bahwa semua warga SMP Negeri 9 sehat dan siap melaksanakan Tatap Muka Terbatas. Untuk menyambut kedatangan peserta didik, maka pada hari Jumat diberlakukan menjadi Hari Sehat (kegiatan olahraga bersama) dan bersih - bersih di kelas.

Namun kepala sekolah juga menyadari bahwa dunia pendidikan saat ini menghadapi tantangan yang besar. Yaitu membangunkan anak-anak yang sudah lama bebas di luar sana dalam zona nyaman bersama game untuk kembali sekolah.

"Untuk itu kami menyiapkan program khusus untuk peserta didik siap secara fisik dan mental, serta sikap yang sesuai untuk situasi saat ini," tandasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?